Potret pengrajin porselen cangkang telur selama puluhan tahun

1 day ago 4

Nanchang (ANTARA) - Porselen cangkang telur terkenal karena badan porselennya yang tipis bak kertas dan tembus cahaya.

Pembuatannya melibatkan lebih dari 40 tahap pengerjaan tangan yang sangat teliti.

Di Jingdezhen, yang dijuluki "ibu kota porselen" China, pengrajin bernama Lu Jiande (66) mendedikasikan lebih dari empat dasawarsa untuk menguasai kerajinan yang menuntut ketelitian tinggi ini.

Sejak mulai mempelajarinya pada 1980, Lu terus menyempurnakan teknik-tekniknya.

Berkat ketekunannya, tingkat keberhasilan karyanya meningkat dari hanya 1 persen menjadi 30-40 persen saat ini.

Keahliannya juga telah memberinya pengakuan internasional. Lu sukses berulang kali memecahkan Rekor Dunia Guinness untuk mangkuk porselen cangkang telur dengan "diameter terbesar", dan karya-karyanya kini dipamerkan di sejumlah museum di seluruh China dan berbagai belahan dunia.

Lu Jiande sedang mengerjakan sebuah mangkuk porselen cangkang telur di Jingdezhen, Provinsi Jiangxi, China timur, pada 10 Maret 2026. (Xinhua/Zhou Mi)
Lu Jiande sedang mengerjakan sebuah mangkuk porselen cangkang telur di Jingdezhen, Provinsi Jiangxi, China timur, pada 10 Maret 2026. (Xinhua/Zhou Mi)Lu Jiande memperbaiki badan keramik sebuah mangkuk porselen cangkang telur di Jingdezhen, Provinsi Jiangxi, China timur, pada 10 Maret 2026. (Xinhua/Zhou Mi)
Lu Jiande sedang mengglasir sebuah mangkuk porselen cangkang telur di Jingdezhen, Provinsi Jiangxi, China timur, pada 10 Maret 2026. (Xinhua/Zhou Mi)
Lu Jiande menunjukkan sebuah mangkuk porselen cangkang telur di Jingdezhen, Provinsi Jiangxi, China timur, pada 10 Maret 2026. (Xinhua/Zhou Mi)
Lu Jiande menunjukkan sebuah mangkuk porselen cangkang telur di Jingdezhen, Provinsi Jiangxi, China timur, pada 10 Maret 2026. (Xinhua/Zhou Mi
Lu Jiande mengetuk badan keramik sebuah mangkuk porselen cangkang telur untuk memeriksa ketebalannya di Jingdezhen, Provinsi Jiangxi, China timur, pada 10 Maret 2026. (Xinhua/Zhou Mi)

Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |