PMI Jakarta Timur buka layanan siaga darurat di TTPG

3 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Administrasi Jakarta Timur membuka layanan siaga darurat bagi calon penumpang bus atau pemudik selama arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2026 di Terminal Terpadu Pulo Gebang (TTPG), Jakarta Timur.

Kepala Markas PMI Jakarta Timur Ahmad Fadhli mengatakan layanan tersebut bertujuan membantu pemudik yang mengalami gangguan kesehatan ringan hingga kondisi darurat selama berada di terminal, baik saat momen keberangkatan maupun kedatangan.

"Bila ada keluarga pemudik yang sakit atau mendadak kurang sehat kami siaga membantu, kemudian kami juga menawarkan layanan cek kesehatan gratis, berupa pemeriksaan kolesterol, gula darah, dan asam urat," kata dia kepada ANTARA di ruang tunggu keberangkatan TTPG, Rabu malam.

Lebih lanjut dia mengatakan, layanan kesehatan tersebut didukung lewat kerja sama dengan pihak swasta, khususnya dalam penyediaan peralatan medis untuk pemeriksaan kesehatan dasar bagi para calon pemudik.

Baca juga: Mudik Gratis Polri Presisi 2026 berangkatkan 4.009 orang
Baca juga: Posko pengaduan kekerasan perempuan-anak siaga di Terminal Kalideres

Fadhli menambahkan, PMI Jakarta Timur telah memulai layanan sejak tujuh hari sebelum Lebaran atau 13 Maret dan akan berlanjut sampai 27 Maret 2026.

Dalam pelaksanaannya, tambah dia, petugas akan bersiaga di pos layanan kesehatan untuk menjangkau pemudik yang membutuhkan bantuan secara cepat.

Kepala Markas PMI Jakarta Timur Ahmad Fadhli (kedua kanan) menghimpun data calon pemudik yang sudah memeriksakan kesehatan gratis, di Posko Siaga Darurat PMI, di Terminal Terpadu Pulo Gebang (TTPG), Jakarta Timur, Rabu (18/3/2026). ANTARA/Donny Aditra

Berdasarkan data pemeriksaan kesehatan dalam lima hari terakhir, keluhan yang paling sering disampaikan pemudik adalah pusing dan kelelahan.

Oleh sebab itu, petugas berjaga langsung melakukan pemeriksaan tekanan darah serta pengecekan gula darah, kolesterol, dan asam urat guna memastikan kondisi kesehatan mereka.

Setelah itu PMI akan berkolaborasi dengan Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Timur untuk memberikan obat yang sesuai dengan kondisi kesehatan calon penumpang.

"Sehari rata-rata sebanyak 50 pemudik memanfaatkan konsultasi atau cek kesehatan gratis di posko kami," ujar Kepala Markas PMI Jakarta Timur itu.

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jakarta menyebutkan bahwa hari Rabu atau 18 Maret menjadi puncak arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi di Terminal Terpadu Pulo Gebang (TTPG), Jakarta Timur.

Baca juga: Samsat Keliling Polda Metro Jaya tutup pada 18-24 Maret 2026
Baca juga: H-3 Lebaran, posko aduan THR Jaktim terima 84 laporan

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |