Planetarium sajikan tayangan variatif pada momen libur Lebaran

3 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro menghadirkan variasi tayangan baru sekaligus pembenahan sistem layanan bagi pengunjung Planetarium pada momen libur Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Kami akan menghadirkan konsep tayangan yang lebih variatif di Planetarium setelah masa promo tiga bulan berjalan,” kata Direktur Utama PT Jakpro Iwan Takwin di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan jika sebelumnya seluruh sesi pertunjukan menampilkan tayangan yang sama, maka ke depan, setiap sesi akan memiliki tema yang berbeda.

“Jadi, masyarakat bisa menonton lebih dari satu kali dalam sehari atau kembali lagi di hari lain karena konten yang berbeda,” ujar Iwan.

Menurut dia, konsep tersebut dibuat menyerupai pengalaman menonton di bioskop, yakni setiap sesi memiliki judul atau tema yang berbeda sehingga memberikan lebih banyak pilihan bagi pengunjung.

Selain itu, Jakpro juga melakukan peningkatan dari sisi pelayanan kepada pengunjung. Perbaikan ini mencakup pengaturan antrean serta sistem penjualan tiket sehingga lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat yang datang.

Iwan menjelaskan sistem tiket nantinya tidak hanya terpusat pada satu titik. Jakpro menyiapkan beberapa fasilitas dan sistem ticketing agar pengunjung tidak menumpuk di satu lokasi.

Selain itu, penjualan tiket secara offline juga tetap disediakan di area Planetarium.

“Kami siapkan beberapa sistem ticketing supaya tidak terjadi penumpukan di satu titik. Penjualan tiket offline juga tetap kami siapkan di lokasi untuk memitigasi berbagai isu yang sebelumnya muncul,” ucap Iwan.

Baca juga: Pramono minta tiket Planetarium tak seluruhnya dijual online

Tak berhenti sampai di situ, Jakpro juga menyiapkan konsep tayangan yang lebih interaktif di dalam pertunjukan, terutama bagi anak-anak dan pelajar.

Dengan cara tersebut, sambung Iwan, pertunjukan tidak hanya bersifat menonton seperti film, tetapi juga memberikan ruang interaksi yang dapat meningkatkan rasa ingin tahu tentang ilmu astronomi.

“Ke depan, tidak hanya seperti menonton film dari awal sampai selesai, tapi akan ada interaksi-interaksi yang membuat anak-anak atau pelajar lebih tertarik dan rasa ingin tahunya terhadap astronomi bisa meningkat,” tutur Iwan.

Dia menambahkan sejumlah pembaruan tersebut mulai diterapkan setelah masa promo Planetarium berakhir pada Maret 2026.

“Jakpro berharap berbagai inovasi itu dapat menjadi pemicu meningkatnya antusiasme masyarakat untuk kembali mengunjungi Planetarium,” ungkap Iwan.

Baca juga: Ada apa saja di Planetarium Jakarta? Ini fasilitasnya

Baca juga: Sejarah dan kebangkitan Planetarium Jakarta usai 13 tahun tutup

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |