Bappenas: Dashboard Potensi Ekspor perluas akses informasi perdagangan

1 hour ago 2

Jakarta (ANTARA) - Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Vivi Yulaswati mengatakan Dashboard Potensi Ekspor Indonesia untuk memperluas akses informasi perdagangan.

“Melalui pemanfaatan data dan teknologi, Dashboard ini melengkapi dashboard-dashboard yang ada saat ini, akan memperluas akses informasi perdagangan, mendukung transformasi kebijakan ekspor, tentunya juga sejalan dengan transformasi digital,” katanya dalam agenda Peluncuran Dashboard Potensi Ekspor Indonesia di Jakarta, Senin.

Lebih lanjut, kehadiran dashboard ini juga guna memperkuat diversifikasi produk-produk hilirisasi industri dan daya saing Indonesia dalam rantai pasok global, serta menjadi dasar pengambilan keputusan dan langkah-langkah strategis yang lebih tepat serta berbasis data guna mendukung pengembangan potensi ekspor Indonesia

Bagi kementerian/lembaga di tingkat nasional, lanjutnya, dashboard ini menjadi basis data bersama dalam perumusan kebijakan, sinkronisasi perencanaan pusat dan daerah, mendukung strategi promosi, diversifikasi ekspor, dan penguatan perdagangan antar wilayah, serta pemantauan target ekspor nasional secara terpadu.

Adapun bagi pemerintah daerah, dashboard ini hadir sebagai instrumen analitik, strategi untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan ekspor, menentukan prioritas produk dan pasar, serta menilai kesiapan dan daya saing wilayah.

Sementara bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan para pelaku usaha lainnya, dashboard ini disebut membuka akses bagi pasar global, sekaligus mendukung pengambilan keputusan berbasis data dalam mengidentifikasi produk-produk unggulan, pasar potensial, dan strategi peningkatan nilai tambah.

Para pelaku usaha di daerah juga dapat dibantu oleh dashboard guna memahami HS Code (kode internasional standar yang digunakan untuk mengklasifikasikan barang secara global), dan beberapa standar-standar yang perlu diikuti seperti SNI (Standar Nasional Indonesia), HACCP (sistem manajemen pengawasan dan pengendalian keamanan pangan), serta sertifikasi halal.

“Jadi dashboard ini, merupakan bentuk komitmen kita bersama untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi sebagai upaya bersama untuk menciptakan ekosistem perdagangan yang lebih kuat serta membangun sektor ekspor yang kompetitif dan mampu menciptakan nilai tambah dalam memperkuat ketahanan ekonomi bangsa,” ungkap Vivi.

Dashboard ini merupakan hasil kolaborasi Bappenas bersama dengan Australian Indonesia Partnership for Economic Development, dan didukung berbagai pihak mulai dari kajian analisis data Focus Group Discussion (FGD) dengan berbagai pihak, hingga konsultasi dengan pemerintah daerah.

Dashboard Potensi Ekspor ini bertujuan untuk menyediakan informasi tentang potensi ekspor yang ada di setiap daerah, mengidentifikasi produk-produk unggulan, pasar ekspor potensial, dan memetakan kinerja ekspor yang dihitung berdasarkan berbagai indikator dan analisis seperti Review of Comparative Advantage, Economic Complexity, dan analisis matching dengan demand dari negara-negara mitra.

Baca juga: Bappenas harap Sapa UMKM atasi tantangan pembiayaan hingga logistik

Baca juga: Bappenas matangkan "National Dashboard" untuk komoditas strategis

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |