Pertamina Patra Niaga pastikan armada terapkan standar keamanan tinggi

4 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga (PPN), Subholding Downstream Pertamina memperkuat distribusi energi nasional melalui penerapan standar keselamatan dan kepatuhan pada seluruh armadanya.

Standar seperti Ship Inspection Report Programme (SIRE) dan Tanker Management and Self Assessment (TMSA) menjadi fondasi dalam memastikan setiap operasional kapal berjalan aman, terkendali, dan selaras dengan praktik terbaik industri maritim dunia.

Direktur Armada Logistik Pertamina Patra Niaga Arif Yunianto dalam keterangan di Jakarta, Kamis, mengatakan konsistensi penerapan standar global tersebut menjadi kunci dalam menjaga kelancaran pasokan energi di berbagai wilayah Indonesia.

"Bagi kami, keselamatan dan kepatuhan bukan sekadar pemenuhan regulasi, tetapi bagian dari strategi untuk menjaga distribusi energi tetap andal. Dengan standar global seperti SIRE dan TMSA serta penguatan implementasi HSSE (health, safety, security, and environment), kami memastikan setiap armada beroperasi dengan tingkat keamanan tinggi dan memenuhi standar industri internasional," ujar Arif.

Peran armada Pertamina Patra Niaga menjadi krusial dalam memastikan energi tetap tersedia di seluruh wilayah, termasuk kawasan kepulauan dan daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang memiliki tantangan logistik lebih kompleks.

Untuk itu, setiap operasi dijalankan dengan pengawasan ketat dan standar keselamatan yang terukur guna meminimalkan potensi risiko.

Selain aspek operasional, kata Arif, kesiapan sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama.

Seluruh awak kapal dibekali pelatihan dan sertifikasi sesuai regulasi nasional maupun internasional, mulai dari keselamatan kerja, penanganan kondisi darurat hingga perlindungan lingkungan.

Hal itu memastikan setiap personel memiliki kompetensi dan respons yang tepat dalam menghadapi dinamika operasional di laut.

Dalam praktiknya, jelas Arif, Pertamina Patra Niaga memperkuat sistem pengawasan melalui inspeksi berkala, audit internal dan eksternal serta pemanfaatan teknologi monitoring secara real-time untuk meningkatkan visibilitas dan pengendalian operasional armada.

Pendekatan tersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat aspek keselamatan secara menyeluruh.

Implementasi standar internasional seperti International Safety Management (ISM) Code dan pedoman dari Oil Companies International Marine Forum (OCIMF) turut menjadi bagian dari sistem yang dijalankan.

SIRE memastikan kapal memenuhi standar inspeksi global yang ketat, sementara TMSA mendorong peningkatan berkelanjutan melalui pendekatan manajemen risiko yang terstruktur.

Sejalan dengan itu, Pertamina Patra Niaga juga terus membangun budaya keselamatan di seluruh lini organisasi melalui sosialisasi, kampanye internal, serta penguatan disiplin operasional.

Sinergi dengan regulator, otoritas pelabuhan, dan mitra operasional juga terus diperkuat untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar, aman, dan berkelanjutan.

"Ke depan, kami akan terus memperkuat standar keselamatan, meningkatkan kapabilitas SDM serta mengoptimalkan teknologi guna memastikan distribusi energi nasional tetap terjaga dengan baik. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menjaga kepercayaan masyarakat," ucap Arif.

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |