Australia (ANTARA) - Ketika produsen mobil besar Jepang seperti Toyota, Nissan, dan Mitsubishi dilaporkan telah kembali memulai produksi setelah gempa bumi yang baru-baru ini terjadi di Jepang, Honda justru memperpanjang penghentian operasional di pabriknya.
Seperti dilaporkan Drive, Sabtu (8/8), Honda Australia tengah berupaya mencegah keterlambatan pengiriman kendaraan terlarisnya kepada konsumen setelah pabrik-pabrik di Jepang yang memproduksi sebagian besar mobil Honda yang dijual di Australia menghentikan produksi sementara akibat gempa bumi besar di Jepang.
Honda menghentikan produksi di fasilitas Yorii sejak 5 Agustus. Pabrik tersebut memproduksi sejumlah kendaraan untuk pasar Australia, termasuk Honda Civic, Honda Prelude, Honda HR-V, dan Honda ZR-V.
Baca juga: Honda tangguhkan buka pabrik kendaraan listrik di Kanada
Dalam presentasi keuangan terbaru, Honda Global kini merinci bahwa penghentian produksi akan berlanjut hingga pertengahan bulan ini. Dua pabrik mobil utama Honda setidaknya akan ditutup hingga 19 Agustus.
Fasilitas lainnya yang terdampak, yakni pabrik Suzuka, berpotensi memengaruhi produksi hatchback listrik terbaru Honda, Honda Super-One. Harga mobil tersebut untuk pasar Australia baru saja diumumkan pekan ini, yakni 36.900 dolar Australia dengan skema drive-away.
Meskipun produksi telah dihentikan sejak awal Agustus, Honda mengatakan total waktu produksi yang hilang hanya sekitar lima hingga enam hari. Hal ini karena periode 8-16 Agustus memang telah dijadwalkan sebagai masa penghentian produksi akibat periode libur di Jepang.
Baca juga: Honda tunda pengoperasian pabrik di China karena kekurangan chip
Stasiun penyiaran publik Jepang, NHK, melaporkan bahwa penghentian produksi terjadi akibat kekurangan komponen. Salah satu pemasok komponen, Astemo, mengalami kerusakan pada fasilitasnya akibat gempa bumi mematikan yang melanda Pulau Kyushu, Jepang, pada 28 Juli.
Model terlaris Honda di Australia saat ini, Honda CR-V, tidak terdampak penghentian produksi tersebut karena kendaraan ini diproduksi di Thailand. Honda Accord juga diproduksi di Thailand, tetapi penjualannya pada 2026 hanya kurang dari selusin unit setiap bulan.
Gempa bumi berkekuatan 6,78 magnitudo tersebut menewaskan sedikitnya 36 orang. Wilayah yang terdampak merupakan kawasan yang menjadi basis bagi banyak pemasok komponen otomotif dan produsen kendaraan.
Baca juga: Honda pekerjakan robot di pabrik di China untuk produki Ye P7
Baca juga: Dongfeng Honda resmikan pabrik produksi kendaraan energi baru di China
Pewarta: Pamela Sakina
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026


















































