Baznas RI perkuat kolaborasi bantuan Palestina dengan KHCF Yordania

2 hours ago 2
Kita juga memiliki pola baru penyaluran dengan memberikan beasiswa bagi mahasiswa Palestina untuk kuliah di Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memperkuat komitmen kerja sama kemanusiaan bersama King Hussein Cancer Foundation (KHCF) Yordania guna mengoptimalkan penyediaan layanan kesehatan bagi warga Palestina.

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad, dalam keterangan di Jakarta, Minggu, menilai KHCF Yordania sebagai mitra yang terpercaya karena selalu menjalankan dan melaporkan bantuan untuk masyarakat Palestina secara transparan.

"Menurut kaidah fikih al-muhafadhatu 'ala al-qadimi al-shalih wal akhdu bil jadidi al-aslah (memelihara nilai-nilai lama yang baik dan mengambil nilai-nilai baru yang lebih baik), maka kita akan mempertahankan hubungan yang baik ini dan kita akan meningkatkan hubungan kepada yang lebih baik," katanya.

Idy menyebut kolaborasi tersebut ditandai dengan komitmen Baznas RI untuk menyalurkan dana kemanusiaan layanan kesehatan Palestina bernilai lebih dari Rp1,7 miliar.

Baca juga: Baznas salurkan beasiswa Rp22 miliar untuk pendidikan anak Palestina

​Selain bantuan medis, lanjut dia, Baznas RI juga menyiapkan program bantuan jangka panjang berupa beasiswa pendidikan perguruan tinggi bagi mahasiswa Palestina di Indonesia terutama dalam bidang kesehatan.

"Kita juga memiliki pola baru penyaluran dengan memberikan beasiswa bagi mahasiswa Palestina untuk kuliah di Indonesia. Jadi itu program penyaluran yang bersifat untuk jangka panjang dan berkelanjutan di bidang kesehatan," ujar Idy Muzayyad.

Sementara Duta Besar Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Republik Indonesia Sudqi Al Omoush mengapresiasi dukungan Baznas serta mendorong pengembangan kerja sama lain melalui program wakaf berkelanjutan untuk membantu pengungsi Palestina maupun wilayah terdampak konflik lainnya.

Baca juga: Layanan kesehatan gratis Baznas jangkau 2.567 warga Gaza Palestina

​Sudqi menyayangkan besarnya alokasi dana global saat ini yang habis untuk konflik bersenjata, seraya berharap bantuan tersebut dialihkan untuk program-program kemanusiaan yang mendukung kehidupan.

"Jadi kami mengundang Anda untuk bergabung, untuk meningkatkan dukungan seperti yang selalu kami lakukan yang semua itu untuk kebaikan kehidupan, bukan perang," ucup Sudqi Al Omoush.

Adapun Direktur KHCF Madelin Al Salah mengapresiasi dukungan Baznas RI selama ini hingga alokasi dana terbaru senilai lebih dari Rp3,5 miliar untuk mendukung pengobatan pasien kanker asal Gaza di Yordania pada tahun 2026.

​Penguatan kerja sama kemanusiaan ini disebutnya sangat mendesak dilakukan guna memenuhi kebutuhan medis dan logistik pendamping pasien Gaza akibat krisis penurunan donasi internasional karena perang yang terjadi di negara-negara Teluk.

"Itulah sebabnya kami sekarang berada dalam kondisi krisis dan seruan darurat bagi pasien-pasien yang saat ini tinggal di Yordania. Jika kami tidak mendapatkan donasi untuk mereka, kami tidak akan mampu melanjutkan dukungan dan tidak akan mampu mendatangkan lebih banyak pasien dari Gaza," tutur Madelin Al Salah.

Baca juga: Baznas gandeng 4TDK Turki perkuat kerja sama bantuan untuk Palestina

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |