Jakarta (ANTARA) - Warga Senen, Jakarta Pusat Khaidir merasakan manfaat dari program potongan harga atau diskon tiket sebesar 30 persen oleh pemerintah terhadap layanan Angkutan Lebaran tahun ini.
“Uang tak ada karena ekonomi belum baik tapi tetap ingin pulang, kami manfaatkan program ini,” katanya di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu.
Ia mengatakan biasanya tiket kapal Pelni dari Tanjung Priok ke Ambon ini Rp892 ribu dan pada Rabu ini hanya membelinya seharga Rp590 ribu.
“Kami sangat terbantu sekali dengan potongan ini,” kata dia.
Pria yang bermukim di kawasan Senen ini mengaku rutin pulang kampung setiap tahun tapi tahun ini memilih menggunakan kapal laut.
Baca juga: Pemudik diizinkan titip kendaraan di kantor-kantor milik Pemprov DKI
“Kalau tiket pesawat mahal dan juga penuh. Saya naik kapal saja,” katanya.
Ia mengatakan perjalanan menuju Ambon biasanya memakan waktu empat hari dan mungkin Lebaran nanti baru sampai Makassar.
“Saya lebih menikmati perjalanan dengan kapal laut,” katanya.
Sebelumnya, warga Rusun Muara Baru, Harianti juga mengaku memanfaatkan program diskon 30 persen untuk membawa keluarga besar pulang kampung ke Makassar.
“Saya hari ini berangkat, 30 orang dan itu keluarga saya. Kami terbantu dengan tiket murah ini,” kata dia.
Baca juga: Pemprov DKI berangkatkan peserta mudik gratis ke Kepulauan Seribu
Ia mengatakan membeli tiket seharga Rp400 ribu dari harga normal Rp560 ribu.
Menurut dia, jika dibandingkan dengan tiket pesawat bisa mencapai Rp2 juta lebih per orang sehingga angkutan laut ini menjadi pilihan.
“Harga ini lebih murah dan kami nyaman mudik lewat ini,” kata dia.
Sebelumnya, jumlah penumpang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) saat puncak arus mudik tahun ini mencapai 28 ribu orang.
“Hari ini merupakan puncak arus mudik dengan 28.078 penumpang yang dijadwalkan melakukan perjalanan menggunakan kapal Pelni,” kata Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani.
Baca juga: Puncak arus mudik di Terminal Terpadu Pulo Gebang diprediksi 18 Maret
Ia mengklaim realisasi penumpang pada Rabu ini melampaui proyeksi awal yaitu 27.350 penumpang atau meningkat sekitar 2,7 persen.
“Sementara total penumpang dari tanggal 6 Maret 2026 hingga 18 Maret 2026 telah mencapai 253.208 orang,” kata dia.
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































