Pemprov Sumut percepat pengembangan industri untuk pertumbuhan daerah

1 day ago 5

Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menegaskan Pemerintah Provinsi (pemprov) Sumut mempercepat pengembangan industri dan kawasan ekonomi sebagai motor penggerak pertumbuhan daerah.

Bobby mengatakan langkah itu diharapkan mampu mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional, di antaranya kontribusi Sumatera Utara yang ditargetkan sekitar 6,7 hingga 7,1 persen.

"Untuk mencapai target ini, maka dibutuhkan subsidi silang, dan peningkatan investasi," kata Bobby usai menerima jajaran direksi PT Danareksa (Persero) dan PT Kawasan Industri Medan (Persero) di rumah dinas Gubernur Sumut, Senin.

Selain itu, lanjut dia, perlu berkolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, BUMN maupun BUMD dalam mengembangkan sentra usaha, pusat ekonomi, dan kawasan industri di daerah.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumut mencatat ekonomi Sumatera Utara pada 2025 tumbuh sebesar 4,53 persen atau lebih rendah jika dibandingkan pencapaian pada 2024 yang tumbuh sebesar 5,03 persen.

"Kami terus mengevaluasi BUMD kami agar bisa memaksimalkan sumber daya yang kami miliki, dan memaksimalkan aset," ujar dia.

Bobby menyebutkan, Pemprov Sumut juga terus meningkatkan profesional agar semakin kuat ketika berkolaborasi dengan BUMN maupun pemerintah pusat.

Pihaknya juga menyampaikan, Pemprov Sumut telah menyiapkan lahan untuk pengembangan kawasan industri dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai perusahaan.

Sebab, lanjutnya, percepatan realisasi investasi akan memberikan dampak langsung bagi peningkatan aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di daerah.

Tercatat, Pemprov Sumut menawarkan rencana pembangunan Kawasan Industri Sumatera Utara seluas 2.500 hektare di Tanjung Kasau, Kabupaten Batu Bara dengan syarat komitmen investasi minimal Rp1 triliun.

"Kami sangat berharap kerja sama dan pengembangan direalisasikan secepatnya, sehingga lebih cepat bisa dirasakan masyarakat dampak pengembangan ini," kata Bobby.

Menurut Direktur Utama Danareksa (Persero) Ngurah Wirawan, pemerintah pusat akan mendukung tata ruang, sedangkan pelaksanaan pengembangan menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Pihaknya optimistis pengembangan kawasan industri dan ekonomi akan menjadi salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.

"Kami siap bekerja sama dan sudah menyiapkan beberapa langkah menindaklanjuti tawaran Pemprov Sumut terkait pengembangan industri baru," katanya menjelaskan.

Misalnya pengembangan industri secara vertikal di perkotaan, dan horizontal di kawasan masih memiliki area, kata Ngurah Wirawan.

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |