Pemkab Serang catat 55 Koperasi Desa Merah Putih aktif beroperasi

1 week ago 15
Sektor usaha yang digarap oleh 55 KDMP tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat desa

Serang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, memastikan sebanyak 55 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah tersebut kini telah beroperasi menjalankan aktivitas ekonomi.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, Adang Rahmat, di Serang, Jumat, mengatakan meskipun puluhan koperasi tersebut belum memiliki gedung permanen, kegiatan usaha telah berjalan dengan memanfaatkan rumah pengurus hingga bangunan sewaan.

"Sementara yang sudah berjalan ada 55. Meskipun mereka belum punya bangunan, tapi mereka sudah berjalan. Berjalan nya di rumah ketua atau bahkan ada juga yang mengontrak," kata Adang.

Adang mengapresiasi antusiasme pemerintah desa dalam menggerakkan perekonomian melalui program koperasi tersebut. Sektor usaha yang digarap oleh 55 KDMP tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat desa.

Baca juga: Kemenkop gelar Rakornas percepatan operasional Kopdes Merah Putih

"Usahanya seperti sembako, gas, terus kalau misalkan apotek itu bisa, pengobatan, klinik. Jadi ada delapan item cakupan usaha yang ditekankan oleh pemerintah daerah," paparnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dari total 326 KDMP yang ditargetkan terbangun di Kabupaten Serang, baru 19 bangunan fisik yang pengerjaan nya telah rampung 100 persen.

Namun, fasilitas tersebut saat ini masih dalam kondisi terkunci karena menunggu jadwal peresmian serentak oleh Presiden RI, yang diproyeksikan pada Juli atau Agustus 2026. Selain 19 bangunan siap pakai tersebut, Adang mengungkapkan masih ada 91 titik yang sedang dalam tahap pembangunan.

"Jadi banyak yang sampai sekarang belum memiliki lahan juga," ujarnya.

Baca juga: Pemerintah siapkan inpres operasional kopdes merah putih

Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |