Pemkab Natuna padamkan kebakaran lahan 3 hektare

3 hours ago 1

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhula) yang telah menghanguskan lahan dengan luas sekitar tiga hektare.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Natuna, Syawal, dikonfirmasi dari Natuna, Selasa, mengatakan peristiwa kebakaran terjadi pada Senin (9/3) malam di Batu Kasah, Kecamatan Bunguran Selatan.

Pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

“Kami menerima informasi atau laporan kebakaran dari masyarakat sekitar pukul 19.35 WIB,” ucapnya.

Setelah menerima laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran langsung mempersiapkan personel dan peralatan untuk melakukan operasi pemadaman di lokasi kejadian.

Baca juga: Personel gabungan di Natuna padamkan karhutla 100 hektare di Batubi

Dalam operasi tersebut, Disdamkarmat Natuna mengerahkan Regu Alpha dengan satu unit mobil pemadam kebakaran berpelat BP 9000 N. Tim bergerak menuju lokasi sekitar pukul 19.40 WIB.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan upaya pemadaman api agar tidak meluas ke area hutan dan lahan lainnya. Proses pemadaman berlangsung selama 1 jam 15 menit dengan dibantu personel Polres Natuna, hingga akhirnya api berhasil dikendalikan pada pukul 21.25 WIB.

Syawal menjelaskan hingga saat ini penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Namun, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan vegetasi yang cukup luas di area terdampak.

Selain merusak lingkungan sekitar, kebakaran juga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Asap dan sisa pembakaran dapat mempengaruhi kualitas udara di wilayah sekitar serta berdampak pada ekosistem yang ada.

Baca juga: Pemkab Natuna padamkan karhutla di Kelanga

“Untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui, namun dampaknya cukup luas dan dapat mempengaruhi kualitas udara di sekitar lokasi kejadian,” katanya.

Pewarta: Muhamad Nurman
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |