Pemkab Batang gencarkan Satu Minggu Satu Buku dongkrak minat baca anak

1 day ago 4
Jika kita melihat fenomena sekarang, banyak orang tua yang membiarkan anaknya bermain gadget sehingga anak malas untuk membaca buku. Inilah tugas para penggiat literasi untuk bisa mengajak masyarakat agar bisa mencintai dan membaca buku

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, Jawa Tengah, menggencarkan gerakan Satu Minggu Satu Buku untuk menunjang minat baca sejak anak usia dini dan meminimalisasi anak-anak bermain gadget daripada mencintai buku.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Batang Puji Setyowati di Batang, Jumat, mengatakan kondisi ini menjadi tantangan besar bagi para penggiat literasi di lapangan agar anak-anak lebih menyukai membaca buku.

"Jika kita melihat fenomena sekarang, banyak orang tua yang membiarkan anaknya bermain gadget sehingga anak malas untuk membaca buku. Inilah tugas para penggiat literasi untuk bisa mengajak masyarakat agar bisa mencintai dan membaca buku," katanya.

Baca juga: Mengembalikan minat anak pada keajaiban membaca

Menurut dia, Program Satu Minggu Satu Buku ini menyasar pada fondasi awal yaitu anak usia dini hingga kelas 3 Sekolah Dasar (SD).

"Ya, sejak usia dini, kami memandang anak-anak perlu mendapatkan pendampingan orang tua agar mencintai dan membaca buku," katanya.

Ia berharap dengan kolaborasi yang harmonis antara rumah dan sekolah maka orang tua dapat menyisihkan waktu sejenak untuk membacakan buku pada anak yang nantinya akan ditinjau kembali oleh para guru di sekolah.

Baca juga: Peran orang tua dinilai penting untuk tumbuhkan minat baca anak

"Gerakan ini harapannya orang tua dapat berperan aktif dalam membacakan buku bagi anak-anaknya di rumah, minimal satu buku dalam seminggu yang nantinya juga akan kerja sama dengan guru di sekolah untuk me-review buku hasil bacaannya," kata Puji Setyowati.

Untuk menyukseskan program tersebut, pihaknya memberikan bimbingan teknis untuk membekali kemampuan sinematografi bagi para penggiat literasi merayu warga kembali mencintai buku.

"Generasi sekarang lebih condong ke konten-konten di media sosial. Dengan adanya bimbingan teknis ini, diharapkan para penggiat literasi dapat memahami cara memproduksi video yang baik agar bisa mengajak penontonnya untuk ikut gemar membaca," katanya.

Baca juga: Inspirasi membaca dari anak-anak Saparua

Pewarta: Kutnadi
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |