Pemerintah siapkan stimulus tarif transportasi pada semester II 2026

4 days ago 13
Memasuki semester dua tahun 2026 pemerintah menyiapkan paket stimulus yang diarahkan untuk mendorong pergerakan ekonomi di dua bulan strategis

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyampaikan, pemerintah menyiapkan paket stimulus tarif transportasi untuk dua momen yaitu libur sekolah serta Natal dan Tahun Baru 2026 demi mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Memasuki semester dua tahun 2026 pemerintah menyiapkan paket stimulus yang diarahkan untuk mendorong pergerakan ekonomi di dua bulan strategis," kata Kepala Bakom RI Muhammad Qodari dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan bahwa paket stimulus itu secara khusus dilakukan dengan sasaran dua momen strategis yaitu ketika libur panjang sekolah pada Juni-Juli 2026 serta Natal dan Tahun Baru pada akhir tahun ini.

Baca juga: Bakom: Kunjungan wisman ke Indonesia naik di tengah dinamika global

Secara khusus dia menjelaskan terdapat diskon mode darat dan laut 30 persen, diskor tarif pelabuhan 100 persen dan serta insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) untuk tiket pesawat.

Untuk periode liburan Juni-Juli 2026, telah disiapkan anggaran sebesar Rp190,5 miliar untuk diskon transportasi darat dan laut serta diskon tarif jasa pelabuhan. Sementara insentif PPN DTP sebesar 100 persen diberlakukan untuk tiket pesawat domestik di kelas ekonomi dengan anggaran Rp472,7 miliar.

Pada periode Natal dan Tahun Baru, disiapkan anggaran Rp61,4 miliar untuk transportasi darat dan laut serta Rp722 miliar dalam bentuk insentif PPN DTP bagi pesawat.

Baca juga: Verifikasi calon penerima program bedah rumah capai 300 ribu unit

Dalam kesempatan yang sama dia juga menjelaskan terjadi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Januari-April 2026 di tengah dinamika geopolitik dan ketidakpastian perekonomian dunia saat ini.

Kepala Bakom RI Qodari menyampaikan berdasarkan data per 14 Juni 2026 jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia mencapai 4,68 juta kunjungan pada Januari-April 2026, memperlihatkan kenaikan 8,24 persen jika dibandingkan 4,33 juta di periode yang sama pada 2025.

Tidak hanya peningkatan jumlah, terjadi juga kenaikan kualitas kunjungan yang terlihat dari kenaikan 5,36 persen pengeluaran rata-rata wisatawan asing menjadi 1.345,61 dolar AS (sekitar Rp22,68 juta) per kunjungan. Devisa dari sektor pariwisata juga tumbuh 6,30 persen atau setara Rp68,28 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Kemenpar ajukan tambahan anggaran Rp1,99 triliun untuk tahun 2027

Pewarta: Prisca Triferna Violleta/Genta Tenri Mawangi
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |