Jakarta (ANTARA) - Pacific Caesar Surabaya memetik kemenangan keduanya pada musim ini, melalui kemenangan 102-96 atas tuan rumah Tangerang Hawks, pada pertandingan IBL yang dimainkan di Indoor Sport Arena, Tangerang, Rabu.
Forward Pacific, AJ Bramah, menjadi pemain tersubur untuk klub Surabaya itu dengan kontribusi 35 poin. Pemain Pacific lain yang juga banyak menyumbang poin adalah Xavier Cannefax dengan 26 poin.
Kemenangan kedua mereka pada musim ini membawa Pacific naik ke posisi kesembilan di klasemen sementara IBL dengan koleksi 15 poin. Sedangkan Tangerang Hawks tertahan di posisi keempat dengan 19 poin.
Kemenangan di kandang lawan ini juga meneruskan tren bagus Pacific, yang pada laga tandang sebelumnya berhasil menang di markas juara bertahan Dewa United pada Minggu (8/3).
Di kubu Tangerang, Jeantal Cylla menjadi penyumbang poin terbanyak pada laga ini, dengan 36 poin. Pemain tersubur berikutnya dari Tangerang adalah Joao Franca dengan 26 poin, dan Joshua Cunningham dengan 19 poin.
Baca juga: Donell Cooper pimpin daftar steal IBL 2026 hingga paruh musim
Pertandingan berjalan ketat sejak kuarter pertama. Tangerang kemudian perlahan-lahan berhasil membangun keunggulan atas Pacific melalui poin-poin sumbangan dari Joao Franca, Cylla, Yesaya Saudale, dan Cunningham.
Di sisi lain, Pacific juga tidak pernah tertinggal terlalu jauh. Mereka tertinggal paling banyak sebesar enam poin pada akhir kuarter yang berakhir dengan skor 31-25 untuk keunggulan Tangerang.
Pacific kemudian mempertajam permainannya pada kuarter kedua. AJ Bramah, Joseph Obasa, Cannefax, Daffa Dhoifulloh, dan Gregorio Wibowo berkali-kali meneror pertahanan Tangerang. Daffa bahkan sukses melesakkan beberapa lemparan tiga poin, selain itu slam dunk yang dilakukan AJ Bramah juga mewarnai kuarter kedua.
Tim tamu Pacific berbalik unggul pada kedudukan 43-42, dan setelah itu perlahan-lahan memperlebar jarak dengan Tangerang. Lemparan buzzer beater dari Daffa bahkan membuat mereka menutup kuarter itu dengan skor 60-44.
Berbagai penyesuaian (adjustment) yang dilakukan pelatih Tangerang Hawks, Tondi Syailendra, sempat membuatkan hasil pada awal kuarter ketiga. Tangerang yang mengawali kuarter itu dengan tertinggal 16 poin mulai mampu bangkit.
Baca juga: Bungkam Rans 103-98, Tangerang Hawks tembus peringkat keenam IBL
Mereka mulai memangkas jarak, namun di sisi lain Pacific pun tidak mau terkejar. Selisih poin paling tipis antara kedua tim adalah empat poin pada kedudukan 65-69 bagi keunggulan Pacific. Setelah itu, Pacific terus mempertahankan selisih skor, namun Tangerang kembali menggila menjelang akhir kuarter ketiga sehingga keunggulan empat poin bagi Pacific menutup kuarter itu dengan skor 77-73.
Pada kuarter terakhir, Tangerang sempat memangkas keunggulan lawannya menjadi hanya dua poin pada keunggulan 83-81 untuk Pacific. Namun setelah itu mereka menjauh dan sempat unggul 93-85 atau sebanyak delapan poin.
Tangerang tidak mau menyerah begitu saja. Kemampuan Cunninggham dan Cylla dalam memancing sejumlah pelanggaran dari kubu Pacific membuat mereka sempat mendulang poin demi poin krusial, dan keunggulan Pacific bahkan sempat menipis menjadi 100-96 menjelang berakhirnya kuarter keempat.
Tuan rumah sebenarnya memiliki peluang untuk kembali memangkas jarak pada menit terakhir pertandingan. Namun lemparan bebas Franca gagal berbuah poin, ketika sebelumnya Cannefax telah memasukkan dua lemparan bebas untuk Pacific. Pacific pun mengamankan kemenangan kedua mereka pada musim ini.
Baca juga: Pacific Caesar tumbangkan juara bertahan Dewa United 97-87
Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































