Jakarta (ANTARA) - Dewan Olimpiade Asia (OCA) memperkuat perlindungan terhadap atlet dan peserta terakreditasi menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menetapkan sejumlah persyaratan safeguarding bagi setiap Komite Olimpiade Nasional (NOC).
Dilansir laman resminya, Kamis, OCA meminta setiap NOC memberikan perhatian terhadap lima aspek utama, yakni kode etik safeguarding, tugas petugas perlindungan NOC, mekanisme pelaporan selama penyelenggaraan, dukungan kesehatan mental, serta program edukasi "Guarding the Asian Games".
"Menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, perlindungan tetap menjadi salah satu prioritas utama OCA," kata Manajer Kesetaraan Gender dan Safeguarding OCA Sabine Fakhoury.
Seluruh anggota delegasi NOC yang memperoleh akreditasi, termasuk atlet, pelatih, ofisial, tenaga medis, personel pendukung dan sukarelawan, diwajibkan membaca, memahami serta menyetujui kode etik safeguarding OCA.
Petugas safeguarding atau penghubung perlindungan yang ditunjuk masing-masing NOC juga diminta menandatangani kode etik yang mengatur tanggung jawab mereka dalam menjaga kesejahteraan atlet dan anggota kontingen.
Mereka bertugas antara lain mencegah tindakan yang dapat merugikan peserta, menangani persoalan perlindungan secara tepat, serta mendukung terciptanya lingkungan Asian Games yang aman, saling menghormati dan inklusif.
"Tujuan bersama kami adalah memastikan setiap atlet dan peserta terakreditasi merasa aman, dihormati, dan memperoleh dukungan sepanjang penyelenggaraan Asian Games," ujar Sabine.
OCA juga menyiapkan mekanisme pelaporan serta informasi kontak yang dapat digunakan selama Asian Games untuk menangani persoalan terkait safeguarding.
Selain itu, setiap NOC diminta menyerahkan informasi mengenai tenaga profesional atau petugas kesehatan mental yang akan mendampingi kontingen di Aichi-Nagoya, termasuk apabila mereka terakreditasi dalam fungsi atau jabatan berbeda.
OCA juga akan menjalankan program "Guarding the Asian Games" untuk meningkatkan kesadaran mengenai safeguarding selama pesta olahraga Asia tersebut.
Gerai edukasi safeguarding akan tersedia di Garden Pier dan Cruise Ship mulai 20 September hingga 3 Oktober pada pukul 16.00-21.00 waktu setempat.
"Kerja sama dan keterlibatan aktif Anda sangat penting dalam membantu kami menciptakan lingkungan yang aman, saling menghormati, dan inklusif bagi semua orang di Asian Games Aichi-Nagoya 2026," kata Sabine.
Baca juga: KOI perkuat Safeguarding dengan partisipasi aktif di Global Summit
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































