MPR: Kesiapan transportasi pemudik harus dipastikan aman dan nyaman

4 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan kesiapan transportasi bagi pemudik Idul Fitri 1447 Hijriah harus dipastikan keamanan dan kenyamanannya sebagai salah satu wujud perlindungan negara bagi warganya.

Pernyataan itu disampaikan Lestari saat membuka diskusi secara daring bertajuk Persiapan Mudik Lebaran 2026 yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12 pada Rabu, sebagaimana keterangan diterima di Jakarta.

“Kesiapan sarana dan prasarana transportasi yang dilalui para pemudik harus dipastikan aman dan nyaman oleh semua pihak terkait, demi merealisasikan langkah perlindungan bagi setiap warga negara di masa libur Lebaran,” katanya.

Ia mengapresiasi langkah awal pemerintah yang mempersiapkan layanan mudik Lebaran 2026 sejak dini dengan memberikan waktu cukup panjang bagi pemudik, yakni lewat kebijakan bekerja dari mana saja (WFA) bagi aparatur sipil negara.

Dengan adanya fleksibilitas waktu perjalanan mudik, dia berharap masyarakat dapat lebih aman dan nyaman dibanding tahun lalu. Ia juga berharap kewaspadaan para pemudik dapat meningkat, mengingat saat ini dampak krisis iklim seringkali memicu cuaca ekstrem.

“Upaya mewujudkan mudik yang aman dan nyaman merupakan tanggung jawab semua pihak terkait, termasuk masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Operasi PT Kereta Api Indonesia (KAI) Awan Hermawan Purwadinata yang hadir sebagai narasumber dalam diskusi dimaksud mengatakan masa mudik tahun ini berlangsung 22 hari, yakni mulai dari 11 Maret hingga 1 April 2026.

PT KAI, ujar Awan, sudah melakukan persiapan teknis seluruh kereta dan kelengkapannya agar siap beroperasi pada masa mudik.

Diperkirakan, frekuensi perjalanan kereta api pada mudik Lebaran tahun ini meningkat 2,1 persen (49.866 perjalanan) dibanding tahun sebelumnya, sedangkan kapasitas angkut meningkat 5,4 persen (61,88 juta tempat duduk).

Awan mengungkapkan pihaknya juga menyelenggarakan program mudik gratis bagi masyarakat dengan mengakomodasi para pemudik motor.

Di sisi lain, Direktur Penegakan Hukum Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Brigjen Pol. Faizal menjelaskan kepolisian sudah melakukan pengecekan kesiapan sejumlah jalur mudik dan balik.

Faizal menilai, pelaksanaan mudik tahun lalu cukup bagus. Pihaknya berharap, layanan mudik 2026 bisa lebih baik lagi.

Ia mengakui jumlah kecelakaan pada masa mudik masih didominasi oleh kendaraan roda dua. Oleh karena itu, pihaknya berterima kasih kepada PT KAI dan pihak-pihak lain yang ikut membantu pemudik motor dengan menyelenggarakan program mudik gratis.

Menurut dia, sejumlah program mudik gratis itu ikut menekan angka kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua.

Faizal menyebut kunci dari penyelenggaraan layanan mudik tahun ini adalah koordinasi dan sinergi semua pihak dalam merealisasikan mudik yang aman dan nyaman.

Adapun Direktur Operasi PT Pelindo Prasetyadi mengatakan menjelang libur Lebaran, terjadi peningkatan pengangkutan barang di sejumlah pelabuhan.

Oleh sebab itu, pihaknya menerapkan kebijakan manajemen lalu lintas dan kapasitas agar tidak terjadi penumpukan truk di sekitar pelabuhan serta menyiapkan zona penyangga di sekitar pelabuhan untuk mengantisipasi kemacetan.

“PT Pelindo juga mempersiapkan sistem pemesanan untuk mempermudah para pengguna mengakses layanan kapal laut,” tuturnya.

Terkait transportasi udara, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto mengatakan Bandara Ahmad Yani di masa mudik merupakan gerbang Jawa Tengah dan tempat transit menuju Jawa Timur.

Dijelaskannya, Bandara Ahmad Yani melayani 6,9 juta penumpang per tahun dengan waktu operasi per hari mulai pukul 07.00–21.00. Bandara ini melayani 13 rute penerbangan domestik dan dua rute penerbangan internasional ke Kuala Lumpur dan Singapura.

Sulistyo menyebut sejumlah posko mudik di bandara dan sekitarnya juga sudah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang yang puncaknya diperkirakan terjadi pada 19 Maret mendatang.

“Pergerakan penumpang yang menggunakan jasa Bandara Ahmad Yani pada mudik tahun diperkirakan akan berjumlah 154 ribu penumpang,” ucapnya.

Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |