Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata Afrika Selatan Patricia De Lille ingin agar Pemerintah Indonesia mempertimbangkan untuk membuka lebih banyak jadwal penerbangan antar kedua negara.
"Kami percaya bahwa untuk datang ke Afrika Selatan, akan sangat membantu bila kita meningkatkan jumlah (rute) pesawat antara Afrika Selatan dan Indonesia," kata Patricia dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Patricia mengatakan dibukanya rute penerbangan langsung yang lebih banyak akan meningkatkan konektivitas yang mempermudah wisatawan untuk berkunjung ke negaranya maupun Indonesia.
Baca juga: Menpar berdialog dengan industri untuk majukan pariwisata nasional
Baca juga: Menpar bahas pengembangan pariwisata RI bersama mitra global di Cebu
Terlebih untuk meningkatkan kunjungan warga Indonesia, yang disebutnya telah mencapai sekitar 3 ribu wisatawan di sepanjang tahun 2025. Ia meyakinkan bahwa masyarakat Indonesia yang berkunjung akan sangat disambut di sana.
Dia pun telah berbicara dengan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana untuk mewujudkan keinginan tersebut, sekaligus menyampaikan mengenai sistem visa yang telah diubah di negaranya.
"Kami sangat senang untuk mengumumkan bahwa Pemerintah Afrika Selatan telah mengubah sistem visa kami dan bahwa rakyat Republik Indonesia sekarang bisa memohon visa melalui online, di rumah, di telepon, dengan jangkauan kurang dari 24 jam," ujar dia.
Di sisi lain, dia memperkenalkan Afrika Selatan sebagai salah satu destinasi yang ramah muslim. Kementerian Pariwisata setempat bekerja sama dengan Dewan Kehakiman Muslim (Muslim Judicial Council) untuk memastikan bahwa semua umat muslim yang berkunjung tidak perlu merasa khawatir dan dapat berwisata dengan nyaman.
"Semua muslim yang mengunjungi Afrika Selatan akan disambut dan kami menghormati budaya dan agama anda. Sekarang, saya berpikir untuk masyarakat Republik Indonesia untuk membuat keputusan untuk mengunjungi kami," tambahnya.
Patricia turut mengaku senang dapat berkunjung ke Indonesia karena dapat mempererat hubungan dengan rakyat Indonesia dan mengukir sejarah baru dalam memajukan sektor pariwisata.
Pada Kamis (5/5) telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana bersama dengan Menteri Pariwisata Afrika Selatan Patricia De Lille, yang dilanjutkan dengan bertukar cenderamata.
Penandatanganan dilakukan usai kedua delegasi melakukan diskusi bilateral secara tertutup.Selama diskusi, kedua pihak bertukar pandangan tentang kemajuan MoU, jangka waktu yang diharapkan untuk penandatanganannya, dan potensi bidang kerja sama untuk meningkatkan arus pariwisata antara kedua negara.
Baca juga: Indonesia-Afsel kolaborasi kembangkan 7 area strategis pariwisata
Baca juga: LEPAS Kirim LEPAS L4 ke Afrika Selatan, Percepat Ekspansi di Pasar Global
Baca juga: Pembangunan rumah budaya di Afrika Selatan butuh waktu setahun
Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































