MenPANRB: Transformasi BRIN perkuat bangsa lewat riset dan inovasi

8 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menyatakan penguatan kelembagaan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjadi kunci dalam mempercepat riset dan inovasi nasional.

Rini mengatakan penataan organisasi yang adaptif, efektif, dan selaras dengan ketentuan perundang-undangan sangat diperlukan untuk memperkuat ekosistem riset nasional sekaligus mendukung pencapaian agenda pembangunan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.

"Penataan organisasi bukan sekadar perubahan struktur, tetapi memastikan setiap fungsi berjalan optimal, saling melengkapi dan mampu menjawab riset dan inovasi nasional, serta menghasilkan organisasi yang semakin efektif, adaptif, dan kolaboratif," kata Rini dikutip dari keterangan tertulisnya.

Hal itu disampaikan Rini saat menerima audiensi Kepala BRIN Arif Satria di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa.

Ia mengharapkan penataan organisasi tersebut mampu mempercepat terciptanya ekosistem riset dan inovasi yang mendukung daya saing bangsa dan pembangunan nasional.

Penguatan kelembagaan BRIN perlu diarahkan untuk meningkatkan efektivitas organisasi, termasuk memperkuat fungsi riset, inovasi, keantariksaan, dan ketenaganukliran secara terintegrasi.

Dalam audiensi tersebut, Rini juga menekankan bahwa setiap penataan organisasi harus tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan serta menghindari tumpang tindih tugas dan fungsi antar unit organisasi.

Dengan demikian, tata kelola kelembagaan dapat berjalan lebih efektif, efisien dan akuntabel.

"Kita perlu memastikan bahwa setiap perubahan organisasi memiliki dasar yang kuat selaras dengan regulasi dan memberikan kejelasan pembagian tugas serta kewenangan. Dengan begitu, organisasi dapat bekerja lebih lincah dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional," ujarnya.

Kementerian PANRB pada prinsipnya mendukung berbagai usulan penataan organisasi BRIN, termasuk pembentukan unit baru, perubahan nomenklatur, serta penyesuaian tugas dan fungsi.

Namun demikian, usulan tersebut masih memerlukan penyempurnaan substansi dan pembahasan lebih lanjut agar desain organisasi yang dibangun tetap konsisten serta mampu memberikan nilai tambah bagi penyelenggaraan riset dan inovasi nasional.

"Kolaborasi yang kuat antara Kementerian PANRB dan BRIN merupakan kunci untuk membangun tata kelola kelembagaan riset yang modern, efektif dan berkelanjutan. Dengan organisasi yang tepat dan didukung talenta terbaik, kita optimistis riset dan inovasi akan semakin berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing," ujar Rini.

Baca juga: Menteri PANRB Imbau Fleksibilitas Kerja ASN untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Baca juga: Menteri PANRB: Pembangunan ZI Dorong Budaya Anti Korupsi dan Pelayanan Publik Prima

Baca juga: KPTDP dan Kementerian PANRB Bahas Perkembangan Pemerintah Digital Bersama Tony Blair

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |