Jakarta (ANTARA) - Menteri Hukum Supratman Andi Agtas berharap lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau bisa ditemukan dalam kondisi selamat.
Ia mengatakan para jurnalis tersebut sebagai sosok yang luar biasa dalam menjalankan tugas untuk meliput berita.
"Semoga doa yang kita panjatkan bisa menjadi bagian dari upaya kita untuk menjadi satu kesatuan sebagai anak bangsa," ujar Supratman saat membuka acara Pasti Ada Solusi, Jakarta, Jumat.
Pada kesempatan itu, Menkum mengajak semua yang hadir untuk hening sejenak guna memanjatkan doa kepada lima jurnalis yang hilang, sesuai keyakinan masing-masing.
Adapun Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan 13 kapal pada hari keempat pencarian lima jurnalis hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau ke empat sektor.
Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan ke-13 alutsista yang diterjunkan untuk operasi hari keempat yakni KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, KN SAR Basudewa, KRI Leuser 924, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB P Peucang, RIB Lampung, KAL Pahowang, TB Gunung Santri, dan KRI Lepu.
"Untuk hari ini, kami menggerakkan 13 alutsista yang terbagi dalam empat sektor," katanya di Pos SAR Marina Carita, Pandeglang, Banten, Jumat.
Baca juga: Tim SAR masih dalami temuan pelampung di wilayah Gunung Anak Krakatau
Pertama, kapal akan menelusuri sektor A dengan luas area pencarian kurang lebih 1.026 mil laut, dengan menggunakan KRI Kerambit, KP Sanjaya, dan KAL Pahawang.
"Karena luas areanya cukup luas, jadi di situ kami menggunakan tiga alutsista dan di situ posisinya di laut lepas, kurang lebih di Tanjung Belimbing, Lampung," ujarnya.
Kemudian, untuk sektor B, luas area pencarian kurang lebih 1.020 mil laut, dengan alutsista yang digunakan KRI Lauser dan KAL Anyer, yang mencari di wilayah barat Pulau Lampung.
Kemudian, untuk Sektor C, luas area pencarian kurang lebih 585 mil laut, dengan melibatkan dua alutsista, yakni KN SAR Basudewa dari Lampung dan RIB yang ada di Lampung.
"Ini posisinya di utara Tanjung Belimbing. KN SAR melakukan pencarian di wilayah tengah, sedangkan RIB melakukan penyisiran di pesisir pulau atau Tanjung Belimbing tersebut," paparnya.
Sedangkan Sektor D dengan luas area kurang lebih 585 mil laut akan ditelusuri menggunakan KAL Hayabusa, yang posisinya di utara sektor C sampai dengan Tanjung Panaitan.
"Dan ada beberapa sektor yang kami tambahkan, yang di luar empat sektor tadi. Hal ini sudah kami lakukan sebelumnya, mulai dari hari pertama sampai dengan hari ketiga," ucap Amrad.
Pewarta foto ANTARA Muhammad Bagus Khoirunas tercatat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau bersama empat pewarta foto lainnya, yakni Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu.
Kelima pewarta foto itu hilang kontak sejak Senin (7/9) saat sedang melakukan perjalanan menuju kawasan perairan Selat Sunda untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Baca juga: Pemprov Banten siapkan penginapan bagi jurnalis meliput di posko SAR
Baca juga: Menpora doakan lima jurnalis hilang di Anak Krakatau segera ditemukan
Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.















































