Bogor (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengatakan program revitalisasi satuan pendidikan adalah bukti negara hadir dan peduli terhadap pendidikan anak-anak Indonesia.
"Ini merupakan satu bukti kepedulian dari pemerintah, dari Bapak Presiden untuk meningkatkan kualitas pendidikan kita. Semua anak di seluruh pelosok, termasuk di pinggiran, harus punya akses pendidikan yang baik," kata Pratikno saat meninjau revitalisasi sekolah di Sekolah Dasar Negeri Leuwibatu 02 Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu.
Pihaknya menyampaikan puas atas hasil revitalisasi gedung SDN Leuwibatu 02 Kabupaten Bogor.
"Kami mengetahui bagaimana kondisi sebelumnya. Dan sekarang dengan anggaran yang dialokasikan bisa membuat yang tadinya satu lantai menjadi dua lantai. Sebelumnya tidak ada halaman menjadi punya dua halaman, fasilitasnya juga lengkap. Ini luar biasa," kata dia.
Pratikno juga mengecek fasilitas belajar mengajar di sekolah tersebut.
"Tadi juga ada IFP ya, smart board, ini tadi digunakan di kelas 6. IFP ini juga sangat membantu. Bukan hanya transfer pengetahuan ya, membuat anak lebih berpartisipasi dalam pembelajaran," kata dia.
SDN Leuwibatu 02 Kabupaten Bogor mendapat dana bantuan revitalisasi sebesar Rp3,5 miliar untuk pembangunan gedung dua lantai dengan 12 ruang kelas baru dan toilet.
"Anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah sebesar Rp3,5 miliar, dengan rincian untuk RKB (Ruang Kelas Baru) 12 kelas dan toilet. Yang tadinya ada SD Leuwibatu 02 dan 03 sekarang sudah dimerger menjadi Leuwibatu 02," kata Kepala Sekolah SDN Leuwibatu 02 Kabupaten Bogor Sudrajat.
Dalam peninjauan revitalisasi sekolah tersebut, Menko PMK Pratikno bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti.
Program revitalisasi satuan pendidikan adalah Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) inisiatif prioritas Presiden Prabowo Subianto yang diamanatkan melalui Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025.
Program ini berfokus pada percepatan rehabilitasi, perbaikan, dan pembangunan infrastruktur sekolah serta madrasah agar menjadi lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bermutu.
Baca juga: Kemendikdasmen: Program revitalisasi tingkatkan pendaftar saat SPMB
Baca juga: Mendikdasmen terima surat untuk Presiden dari murid SDN Cimahpar 5
Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































