Menko Pangan pastikan stok pangan hingga Idul Fitri cukup

2 hours ago 3
Perang Timur Tengah itu soal makanan tidak berdampak kepada kita karena kita tidak ada impor apa pun dari Timur Tengah soal makanan

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan ketersediaan pangan selama Ramadhan hingga Idul Fitri dalam kondisi cukup dengan harga yang relatif terkendali.

“Jadi puasa sampai Lebaran stok pangan kita lebih dari cukup. Tersedia, harga terjangkau,” kata Zulhas usai rapat koordinasi di Jakarta, Rabu.

Ia menyebut beberapa komoditas pangan memang sempat mengalami kenaikan harga, seperti cabai dan telur, namun kondisi tersebut masih terkendali dan dalam batas harga acuan yang ditetapkan pemerintah.

“Memang ada yang naik, cabai, tapi sekarang sudah cenderung turun. Telur juga tapi masih dalam harga acuan,” ujarnya.

Zulhas juga memastikan konflik di Timur Tengah tidak berdampak terhadap ketersediaan pangan di dalam negeri karena Indonesia tidak bergantung pada impor pangan dari kawasan tersebut.

“Perang Timur Tengah itu soal makanan tidak berdampak kepada kita karena kita tidak ada impor apa pun dari Timur Tengah soal makanan,” ungkap dia.

Selain menjaga stabilitas harga, pemerintah juga mendorong peningkatan produksi pangan dalam negeri untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan minyak global.

Ia menambahkan pemerintah menyiapkan sejumlah proyek pengembangan produksi protein seperti tambak ikan, sistem bioflok, serta pengembangan ayam petelur dan penggemukan ayam.

Pemerintah sebelumnya telah berencana membangun tambak ikan berskala besar seluas sekitar 20.000 hektare di Pulau Jawa, serta mengembangkan tambak di 500 kabupaten/kota. Program tersebut turut diperkuat dengan rencana pembangunan sekitar 2.000 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026.

"Perintah Bapak Presiden produksi pangan kita harus terus ditingkatkan. Tahun ini kita akan besar-besaran bangun untuk protein," tutur Zulhas.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) yang dihimpun Bank Indonesia, rata-rata harga sejumlah komoditas pangan di tingkat provinsi pada Rabu relatif berfluktuasi.

Harga bawang merah ukuran sedang tercatat sekitar Rp43.300 per kilogram (kg) atau turun 0,92 persen dibandingkan sehari sebelumnya, sementara bawang putih ukuran sedang sekitar Rp40.000 per kg atau turun 0,62 persen.

Harga beras relatif stabil, dengan beras kualitas medium I sekitar Rp15.950 per kg atau naik 0,31 persen dibandingkan sehari sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium II sekitar Rp15.800 per kg tercatat tetap.

Sementara itu, harga rata-rata cabai merah besar sekitar Rp44.850 per kg atau naik 4,18 persen dibandingkan sehari sebelumnya dan cabai merah keriting sekitar Rp44.500 per kg atau naik 0,91 persen.

Adapun cabai rawit hijau sekitar Rp54.650 per kg atau naik 5 persen, sedangkan cabai rawit merah sekitar Rp82.850 per kg atau naik 6,77 persen dibandingkan sehari sebelumnya.

Untuk komoditas lain, daging ayam ras segar tercatat sekitar Rp41.550 per kg atau naik 0,24 persen, telur ayam ras sekitar Rp32.850 per kg atau naik 0,92 persen, serta gula pasir premium sekitar Rp19.900 per kg atau naik 0,25 persen dibandingkan sehari sebelumnya.

Baca juga: BRIN kembangkan AI untuk dukung ketahanan pangan nasional

Baca juga: Tak penuhi aturan, BPOM tarik 56.027 produk pangan lindungi konsumen

Baca juga: Bapanas tegaskan harga pangan tak lampaui HAP-HET meski IPH naik

Pewarta: Aria Ananda
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |