Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memeriksa kesiapan pasukan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 845/Ksatria Satam di Simpang Tiga, Simpang Renggiang, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa.
Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, pemeriksaan itu dilakukan guna memastikan prajurit dalam keadaan prima dan dikelilingi oleh fasilitas yang memadai.
Dalam kunjungannya, Sjafrie menyempatkan diri berkomunikasi dengan para prajurit.
Dia mengapresiasi peran Yonif TP 845/Ksatria Satam yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, terutama dari segi kegiatan sosial dan ekonomi.
Baca juga: Menhan pastikan pengiriman pasukan ke Gaza dilakukan bertahap
Beberapa kegiatan yang telah digelar yakni membantu proses belajar mengajar di sekolah, berkolaborasi dengan kelompok tani (Poktan) dalam mengelola lahan, melaksanakan patroli keamanan untuk mencegah tindak kriminalitas seperti begal, serta mendorong pertumbuhan usaha mikro kecil menengah (UMKM).
“Masyarakat harus benar-benar merasakan kehadiran TNI, baik dari aspek keamanan, ekonomi, maupun sosial budaya,” katanya kepada prajurit di sana
Lebih jauh, Sjafrie menegaskan bahwa setiap prajurit harus memiliki jiwa nasional yang tinggi dalam menjalankan tugas.
Dengan semangat tersebut, ia yakin kehadiran TNI dalam setiap kegiatan sosial dan pengamanan akan selalu diterima baik masyarakat.
Baca juga: Menhan sebut TNI punya perwira yang layak jadi Wakil Komandan ISF
“Kalian harus bersyukur dan berterima kasih kepada rakyat atas kepercayaan yang diberikan. Jawablah kepercayaan itu dengan dedikasi, profesionalisme, serta kemampuan menjamin keselamatan dan keamanan masyarakat Indonesia,” kata dia.
Usai memberikan motivasi kepada prajurit, dia memeriksa beberapa fasilitas mulai dari dapur, tempat latihan, tempat tidur dan ragam fasilitas pendukung lainnya. Menurut Sjafrie, seluruh fasilitas tersebut sudah sesuai dengan standar yang berlaku.
Baca juga: Pemerintah bangun area latihan perang taraf internasional di Morotai
Pewarta: Walda Marison
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































