Mendukbangga: Layanan KB bermuara pada pengentasan kemiskinan

2 weeks ago 10
Ada yang bilang, (KB) sekarang kan sudah enggak penting lagi? Ada yang TFR-nya sudah satu, tetapi perspektifnya bukan itu, ini hak warga negara untuk mengatur dan mengendalikan.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji menyatakan layanan kontrasepsi keluarga berencana (KB) dan pembangunan keluarga bermuara pada pengentasan kemiskinan.

"Semua yang kita kerjakan, hanya satu muaranya ke pengentasan kemiskinan, sehingga dulu ada yang namanya pra-sejahtera 1-4, yang sekarang desil 1-4. Semangatnya KB itu, agar ke depan Warga Negara Indonesia tidak ada yang miskin," ujar dia dalam Kick Off Pelayanan KB Serentak dalam rangka Hari Keluarga Nasional ke-33 yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin.

Oleh karena itu, lanjut Wihaji, pemerintah melakukan pendekatan KB untuk mengatur dan mengendalikan keluarga, meski saat ini, angka kelahiran total atau total fertility rate di beberapa wilayah Indonesia sudah di bawah angka satu, yang artinya, setiap satu orang perempuan di usia produktif melahirkan satu orang anak.

"Ada yang bilang, (KB) sekarang kan sudah enggak penting lagi? Ada yang TFR-nya sudah satu, tetapi perspektifnya bukan itu, ini hak warga negara untuk mengatur dan mengendalikan," katanya.

Ia menjelaskan, KB diatur dalam tiga layanan, yakni layanan kesehatan, layanan ekonomi, dan layanan psikologis.

"Dari sisi kesehatan, dipastikan ini bagian dari menjaga kesehatan reproduksi, jangan terlalu dekat, terlalu sering, terlalu muda, atau terlalu tua (4T)," ucap Wihaji.

Sedangkan dari layanan ekonomi, KB memiliki perspektif apabila keluarga bisa berencana dan mengatur, maka orang tuanya juga bisa mengendalikan kelahiran untuk mencari rezeki.

"Kalau bisa diatur dengan baik, anaknya bisa mendapatkan pengasuhan maksimal, orang tuanya bisa bekerja, sehingga ini memberikan kesempatan pada bapak atau ibu untuk tetap bisa beraktivitas," tutur Wihaji.

Sementara dari layanan psikologis, ia mengemukakan bahwa KB memberikan manfaat kepada anak-anak untuk mendapatkan pengasuhan yang seimbang, bagus, dan adil.

"Karena itu bagian dari hak anak-anak kita, maka KB ini menjadi penting," demikian Wihaji.

Baca juga: Mendukbangga tinjau langsung layanan KB gratis Puskesmas Tanjungpinang

Baca juga: Kemendukbangga gandeng TNI AL layani KB warga pesisir, cegah stunting

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |