Mendikdasmen tinjau pelaksanaan MBG dan revitalisasi sekolah di Bogor

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Revitalisasi Sekolah di SMP Negeri 2 Babakan Madang dan SD Negeri Bojongkoneng 02, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Melalui Program Revitalisasi Sekolah, ia mengatakan Pemerintah berupaya menghadirkan lingkungan fisik sekolah yang lebih layak, aman, dan nyaman.

“Sarana dan prasarana yang memadai menjadi fondasi penting agar proses belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal serta memberikan rasa aman bagi peserta didik dan pendidik,” kata Mendikdasmen Mu'ti dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Jumat.

Ia menerangkan SMP Negeri 2 Babakan Madang yang memiliki 480 murid telah menerima bantuan revitalisasi berupa rehabilitasi tiga ruang kelas serta pembangunan fasilitas toilet baru yang rampung pada Desember 2025.

Sementara untuk SD Negeri Bojongkoneng 02, ia mengatakan sekolah itu telah menerima bantuan revitalisasi berupa rehabilitasi enam ruang kelas, ruang perpustakaan, toilet lama, ruang UKS, ruang administrasi, pembangunan satu ruang kelas baru, serta satu paket toilet baru.

Dalam kesempatan tersebut, Mu'ti juga menekankan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran nilai-nilai positif.

Melalui MBG, kata dia, anak-anak dibiasakan untuk berdoa sebelum dan sesudah makan sebagai wujud keimanan dan rasa syukur, serta melatih ketertiban dan kerapian saat makan bersama.

Ia pun mengingatkan bahwa kebiasaan hidup sehat perlu diterapkan secara konsisten, tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah.

“Kalau makan makanan yang sehat dan bergizi, kalian akan menjadi anak-anak yang sehat dan kuat. Kurangi makanan instan, biasakan makan sehat, karena kalian adalah generasi yang nanti akan memimpin Indonesia,” ujarnya.

Mu'ti pun mendorong para murid untuk memiliki cita-cita yang tinggi dan semangat belajar yang kuat.

“Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, didukung pemenuhan gizi yang baik serta suasana belajar yang menyenangkan menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Generasi Emas Indonesia 2045,” katanya.

Pada kesempatan itu, Kepala SD Negeri Bojongkoneng 02 Ade Irma Suryani menyampaikan bahwa sebelum revitalisasi, kondisi sekolah masih menghadapi berbagai kendala, seperti ruang kelas yang bocor dan lantai yang rusak, sehingga berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan anak-anak.

Setelah revitalisasi, sekolah kini menjadi lebih aman dan nyaman, serta menghadirkan suasana belajar yang lebih menyenangkan bagi peserta didik.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas program revitalisasi ini. Sekolah menjadi lebih nyaman, anak-anak lebih bahagia, dan semangat belajar mereka juga meningkat. Terlebih setelah adanya dukungan program dari Bapak Presiden, pembelajaran di sekolah menjadi semakin baik,” katanya.

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |