Marinir TNI dan Marinir AS latih kemampuan penanganan korban bencana

1 week ago 5

Jakarta (ANTARA) - Korps Marinir TNI AL berkolaborasi dengan United States Marine Corps (USMC) mengikuti latihan simulasi menangani korban luka dengan jumlah banyak karena bencana atau mass casualty training (MASCAL) di Hawaii, Amerika Serikat, Minggu(26/7).

Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Selasa, dijelaskan latihan itu merupakan bagian dari ajang latihan gabungan bersama (Latgama) Rim of the Pacific (RIMPAC) 2026.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, mengatakan latihan ini digelar untuk meningkatkan kemampuan prajurit Marinir AL agar mampu bekerja cepat, tepat dan akurat saat menangani korban jiwa dalam jumlah banyak.

"Latihan ini juga menjadi sarana pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan teknik penanganan korban secara efektif dan efisien dalam operasi militer maupun misi bantuan kemanusiaan," kata Tunggul.

Baca juga: Marinir TNI AL jalani simulasi mempertahankan desa dari serangan musuh

Tunggul menjelaskan seluruh rangkaian latihan dilaksanakan melalui skenario yang dirancang menyerupai kondisi nyata sehingga mampu meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan.

Rangkaian latihan tersebut, lanjut dia, juga dijalankan sesuai dengan prosedur keamanan demi memastikan keselamatan para prajurit.

"Rangkaian latihan ini pun berjalan dengan lancar dan aman," ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Tunggul berharap kemampuan personel Marinir AL semakin menguat dan hubungan kerja sama militer antara Indonesia dan Amerika Serikat juga bisa semakin erat.

RIMPAC merupakan latihan maritim multilateral terbesar di dunia yang diikuti oleh 31 negara, dengan melibatkan sekitar 30.000 personel, 28 kapal perang, lima kapal selam, 30 pesawat tempur, serta 20 unsur pasukan darat (Land Force).

Latihan yang berlangsung di Hawaii sejak 24 Juni hingga 31 Juli ini bertujuan meningkatkan interoperabilitas, profesionalisme, dan memperkuat kerja sama pertahanan maritim dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan regional maupun global.

Baca juga: Korps Marinir TNI AL pererat hubungan dengan Marinir AS

Baca juga: Marinir TNI tunjukkan kemampuan tempur dan penyelamatan sandera di RIMPAC 2026

Baca juga: RIMPAC 2026: Sistem tanpa awak Jadi sorotan latihan perang maritim

Pewarta: Walda Marison
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |