Depok (ANTARA) - Lebaran Depok 2025 yang digelar selama tujuh hari (11-17 Mei 2025) pada hari ketiga menampilkan pergaan busana atau fashion show dengan tampilan busana era tahun 1970 an di Alun-alun Grand Depok City Kota Depok, Rabu.
Peragaan busana ini ditampilkan oleh para pejabat di lingkungan Kota Depok, anggota DPRD Depok dan juga Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok, Jawa Barat.
Wali Kota Depok Supian Suri dalam sambutannya mengatakan kegiatan peragaan busana ini untuk mengenang lebaran yang menjadi tradisi warga tempo dulu dengan gaya berpakaian yang menarik.
Selain itu Lebaran Depok diisi oleh beragam kegiatan yang mengangkat tradisi budaya tempo dahulu agar dilestarikan, seperti seni budaya dengan tampilnya seni tari topeng Cisalak, dan juga penampilan seni budaya Gong Si Bolong.
Rangkaian acara Lebaran Depok di Alun-alun ini juga ada pasar rakyat yang menghadirkan berbagai produk UMKM asli dari Kota Depok, seperti dodol Depok.
Baca juga: Lebaran Depok melibatkan 244 pelaku UMKM
Sementara itu Ketua Pelaksana Lebaran Depok, Anwar Nasihin mengatakan Lebaran Depok merupakan upaya pelestarian budaya sekaligus ajang mempererat kebersamaan warga Kota Depok.
Tahun ini Lebaran Depok mengangkat tema Bebersih. Sesuai dengan kebiasaan yang dilakukan oleh warga Depok sejak dahulu selalu memperhatikan kebersihan lingkungannya dengan aktivitas gotong royong dan kerja bakti.
"Masyarakat Depok memang dari dulu senang kebersihan yang disimbolkan dengan banyaknya gotong royong dan kerja bakti hampir setiap rumah, dengan Bebersih ini diharapkan lingkungan bersih, tertib, hijau, dan nyaman," ujar Anwar.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perhelatan Lebaran Depok 2025 berlangsung selama seminggu penuh. Rangkaian kegiatannya pun padat setiap harinya.
Baca juga: Lebaran Depok 2024 sebagai tradisi pesta budaya
Lokasinya juga berbeda-beda. Ada yang di wilayah Kecamatan Sawangan, Pancoran Mas, dan Cilodong.
Anwar menjelaskan rangkaian acara Lebaran Depok dimulai 11 Mei 2025 dengan agenda Ngubek Empang di dekat Situ Pengasinan. Lalu 12 Mei Nyuci Perabotan di Rumah Budaya Rawa Denok, lalu dilanjut Bikin Dodol pada 13 Mei di Grand Depok City.
Mulai 14-17 Mei agenda terpusat di Alun-alun Timur Kota Depok di antaranya nyedengin baju, motong kebo andil, pasar pengabisan, dan nyorog atau rantangan.
Baca juga: Pemkot Depok dukung tradisi potong kebo andilan menjelang lebaran
Pewarta: Feru Lantara
Editor: Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2025