KSP pastikan negara kawal pelindungan pekerja migran Indonesia

3 months ago 38

Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman memastikan negara akan mengawal ketat proses yang dilalui calon pekerja migran Indonesia (PMI) hingga sampai ke negara penempatan dalam mendukung Gerakan Nasional Migran Aman.

Dalam pernyataan diterima di Jakarta, Senin, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyampaikan komitmen kuat pemerintah dalam mengawal dan memastikan perlindungan menyeluruh bagi tenaga kerja Indonesia saat menghadiri acara Pencanangan Gerakan Nasional Migran Aman yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/BP2MI, Jakarta pada hari ini.

"Tidak serta merta kita memberangkatkan tenaga kerja begitu saja, tetapi betul-betul harus disiapkan dengan kemampuannya sehingga betul-betul nanti di daerah atau negara yang akan dituju ini mempunyai kualitas dan bisa membanggakan bangsa dan negara," kata Dudung.

Dalam kesempatan tersebut, pemimpin Kantor Staf Presiden (KSP) itu menyatakan pihaknya akan mengawal ketat seluruh proses yang dilalui calon pekerja migran, mulai dari tahap kesiapan, proses pemberangkatan, masa bekerja di negara tujuan, hingga pada saat mereka kembali ke Tanah Air.

Ia secara khusus menyoroti pentingnya pembekalan kompetensi, sehingga pemerintah tidak hanya sekadar mengirimkan tenaga kerja, melainkan memberangkatkan individu yang siap dan berkualitas.

Baca juga: Pemerintah perkuat perlindungan PMI lewat Gerakan Nasional Migran Aman

Dalam kesempatan itu turut disoroti pula pengalaman dan keterampilan yang didapatkan di luar negeri tersebut diharapkan menjadi bekal yang dapat digunakan untuk ikut mengembangkan negara saat para pekerja kembali ke Indonesia.

Lebih lanjut, dia juga mengingatkan kembali besarnya perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap nasib dan keselamatan para pahlawan devisa dan menjamin ke depannya tidak boleh ada lagi pekerja Indonesia yang berada di luar negeri tanpa perlindungan dari negara.

"Bapak Presiden Republik Indonesia sebelum jadi presiden saja sangat concern terhadap perlindungan tenaga kerja. Apalagi sekarang beliau sudah menjadi Presiden. Artinya saya akan memastikan sejauh mana perlindungan ini kepada masyarakat Indonesia di luar negeri," ujarnya.

Kehadiran gerakan itu turut didukung penuh oleh Kementerian P2MI. Menteri P2MI, Mukhtarudin, menjelaskan bahwa Pencanangan Gerakan Nasional Migran Aman pada hakikatnya merupakan wujud nyata tindak lanjut dari arahan langsung Presiden agar negara hadir untuk melindungi para pekerjanya.

"Perlindungan adalah perintah pertama yang diberikan Bapak Presiden kepada kami, Kementerian P2MI. Dan itulah kami jabarkan, perlindungan itu kita mulai dari sebuah gerakan bersama bagi masyarakat yang akan bekerja ke luar negeri," jelas Mukhtarudin.

Baca juga: Kementerian P2MI perkuat kesadaran migrasi prosedural

Baca juga: Kementerian P2MI luncurkan Gerakan Migran Aman dorong kemandirian PMI

Baca juga: Jepang butuh PMI, RI siapkan 3.000 pekerja terampil khusus ke Miyazaki

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |