Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (ANTARA) - Kantor Staf Presiden menyatakan program Balai Latihan Kerja (BLK) Konveksi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Nirbaya Nusakambangan mampu membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat menjadi bekal hidup setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyatakan pembinaan yang dilaksanakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan itu memberikan dampak nyata bagi warga binaan karena membekali mereka dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti.
"Menurut saya, pengembangan yang luar biasa sehingga masyarakat binaan, di samping menjalani hukuman, ya merasa situasi ini menjadi bekal dia untuk nantinya setelah keluar di sini dia punya harapan untuk berbuat baik dan bisa menghasilkan nantinya untuk keluarga," kata Dudung di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Sementara itu, Menteri Imipas Agus Andrianto menyampaikan pembinaan kemandirian merupakan bagian dari upaya menyiapkan warga binaan agar memiliki kompetensi dan mampu kembali menjalankan kehidupan yang produktif setelah menyelesaikan masa pidananya.
Melalui berbagai program pembinaan berbasis keterampilan, Kementerian Imipas berkomitmen menghadirkan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi warga binaan dan masyarakat.
BLK Konveksi Lapas Nirbaya merupakan salah satu pusat pembinaan kemandirian yang mampu memberdayakan hingga 100 orang warga binaan.
Setiap harinya, unit produksi tersebut menghasilkan sekitar 600 hingga 1.200 potong pakaian yang diproduksi warga binaan di bawah pendampingan petugas dan instruktur.
Menurut Muhammad Ridwan (28), warga binaan yang mengikuti program tersebut, pelatihan menjahit menjadi pengalaman baru yang mengubah cara pandangnya terhadap masa depan.
"Iya, belajar (menjahit) dari nol, benar-benar nol, enggak tahu nggak paham sama sekali," ujar Ridwan.
Berkat pembinaan yang berkelanjutan, Ridwan kini dipercaya menjadi instruktur bagi warga binaan lainnya.
Pengalaman yang diperoleh itu tidak hanya meningkatkan keterampilan dirinya, tetapi juga diteruskan kepada sesama warga binaan sehingga proses pembelajaran dapat terus berkembang.
Baca juga: Kepala KSP dan Menteri Imigrasi panen udang vaname di Nusakambangan
Baca juga: KSP minta warga binaan Nusakambangan tak ulangi pelanggaran hukum
Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































