Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menilai diplomasi budaya menjadi salah satu bentuk kekuatan lunak yang efektif untuk memperkuat hubungan antarbangsa di tengah lanskap geopolitik global yang semakin kompleks.
Fadli Zon mengatakan budaya mampu menciptakan ruang dialog di tengah perbedaan, membangun kepercayaan di tengah ketidakpastian, serta memperkuat hubungan antarmasyarakat sebagai fondasi kemitraan internasional yang berkelanjutan. Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan Seni Maroko-Indonesia di Jakarta, Selasa malam.
"Budaya menciptakan ruang dialog di tengah berbagai perbedaan, membangun kepercayaan di tengah ketidakpastian, serta memperkuat hubungan antarmasyarakat yang menjadi fondasi kemitraan internasional yang berkelanjutan," ujarnya.
Fadli mengatakan Kementerian Kebudayaan berkomitmen memperluas kerja sama internasional melalui budaya sebagai jembatan persahabatan antarbangsa sejalan dengan politik luar negeri bebas dan aktif di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: Menkop dan Menbud canangkan revitalisasi Tugu Koperasi di Tasikmalaya
Menurut dia, prinsip tersebut tidak hanya menjadi pedoman diplomasi Indonesia, tetapi juga menjadi landasan dalam memperkuat diplomasi budaya di tingkat global.
“Kami meyakini bahwa budaya memiliki kemampuan unik untuk membangun rasa saling percaya, mempererat hubungan antarmasyarakat, hubungan antarnegara, serta menciptakan peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, industri budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif,” ujar dia.
Fadli mencontohkan penyelenggaraan kegiatan Seni Maroko-Indonesia bertema "Menjembatani Peradaban Maroko-Indonesia" sebagai wujud nyata pelaksanaan diplomasi budaya.
Baca juga: Menbud: Permainan tradisional harus terus dihidupkan di era teknologi
Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Promosi Kebudayaan bersama Kerajaan Maroko itu menghadirkan pertunjukan musik dari Muara Performing Arts dan Melodies of Andalus di Jakarta pada Selasa (28/7) malam.
"Melalui musik, puisi, dan ekspresi seni, budaya menjadi bahasa bersama yang melampaui batas negara dan semakin mendekatkan masyarakat kedua bangsa. Melalui pertemuan seperti inilah saling pengertian tumbuh, kolaborasi baru muncul, dan persahabatan Indonesia serta Maroko menjadi semakin kuat," kata Fadli.
Baca juga: Menbud berkolaborasi dengan k/l cegah penyelundupan benda budaya
Baca juga: Pemerintah hadirkan perpustakaan kebudayaan hidupkan literasi budaya
Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































