Khofifah ajak SPPG perkuat tata kelola program MBG

1 hour ago 2

Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama pemerintah kabupaten/kota memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna menjaga kualitas layanan serta ketepatan sasaran penerima manfaat.

“Pendampingan langsung dari kepala daerah akan memperkuat kualitas pelaksanaan MBG, baik dari sisi distribusi, mutu layanan, maupun ketepatan sasaran,” ujar Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Sabtu.

Ia menegaskan keterlibatan aktif kepala daerah melalui pemantauan langsung ke titik pelaksanaan, menjadi kunci keberhasilan program.

Menurutnya, pelaksanaan MBG yang telah berjalan lebih dari satu tahun perlu terus diperkuat dan disempurnakan.

Praktik baik dapat direplikasi di daerah lain, sementara kendala yang masih muncul harus segera dibenahi bersama.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara SPPG, pemerintah daerah, dan berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan program MBG yang merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

Secara khusus, Khofifah mengapresiasi SPPG Pondok Pesantren (Ponpes) Al Anwar Bangkalan yang dinilai telah memberikan kontribusi signifikan dalam pemenuhan gizi santri dan siswa.

Sementara itu, Deputi Bidang Penyaluran dan Penyediaan Badan Gizi Nasional (BGN) Brigjen (Purn) Suardi Samiran menyampaikan apresiasi atas komitmen Gubernur Khofifah dalam mendorong percepatan implementasi MBG di Jawa Timur, khususnya di wilayah Madura.

Menurutnya, SPPG Ponpes Al Anwar Bangkalan merupakan pelopor pelaksanaan MBG di Pulau Madura dan dapat menjadi referensi bagi daerah lain.

Ia menambahkan, program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi, tetapi juga memberikan efek ekonomi signifikan di daerah.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Al Anwar Bangkalan KH Muchlis menyebut keberadaan MBG di Bangkalan tidak lepas dari peran Gubernur Khofifah yang mendorong program tersebut dapat dinikmati siswa dan guru.

Pewarta: Willi Irawan
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |