Kemnaker: BHR mempererat hubungan di ekosistem kerja berbasis platform

4 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menilai pemberian bonus hari raya (BHR) keagamaan merupakan salah satu langkah untuk mempererat hubungan antara perusahaan penyedia layanan transportasi berbasis aplikasi (aplikator) kepada mitra pengemudi.

“Ini merupakan upaya memperkuat hubungan yang lebih baik dan lebih inklusif dalam ekosistem kerja berbasis platform,” kata Koordinator Ketenagakerjaan dan BHR Kemnaker Nurdin Ady di Jakarta, Selasa.

Adapun imbauan terkait BHR tertuang dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/4/HK.04.00/III/2026 tentang Pemberian Bonus Hari Raya Keagamaan Tahun 2026 bagi Pengemudi dan Kurir pada Layanan Angkutan Berbasis Aplikasi, yang ditetapkan pada 2 Maret 2026.

Terkait penerima, BHR Keagamaan diberikan oleh perusahaan aplikasi kepada pengemudi dan kurir online yang terdaftar secara resmi pada perusahaan aplikasi dalam jangka waktu 12 bulan terakhir.

Dengan demikian, status keterdaftaran dan riwayat kemitraan menjadi rujukan utama dalam pelaksanaan BHR Keagamaan 2026.

Dari sisi besaran, surat edaran tersebut mengatur bahwa BHR Keagamaan diberikan dalam bentuk uang tunai dengan nilai paling sedikit 25 persen dari rata-rata pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir.

Ketentuan itu menjadi batas minimal yang dapat dijadikan pedoman perusahaan aplikasi dalam menghitung BHR bagi mitra pengemudi dan kurir online.

Lebih lanjut, dalam surat edaran itu juga ditegaskan batas waktu pemberian BHR Keagamaan, yakni paling lambat 7 hari sebelum Idulfitri 1447 H.

“Kami melihat langkah ini sebagai bentuk perhatian yang baik dari private sector terhadap para mitra pengemudi yang berperan penting dalam mendukung layanan transportasi berbasis aplikasi,” kata Nurdin.

“Kami berharap inisiatif seperti ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para pekerja di sektor ekonomi digital,” ujar dia menambahkan.

Ia menilai, kehadiran layanan transportasi dan jasa berbasis aplikasi telah membuka peluang peluang kerja serta sumber penghasilan baru bagi masyarakat secara luas.

“Dalam konteks tersebut, para mitra mungkin memiliki peran yang sangat penting sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, perhatian dan penghargaan terhadap kontribusi para mitra pemudi menjadi hal yang sangat penting,” kata Nurdin.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |