Kediri (ANTARA) - Kementerian Perindustrian mengapresiasi produksi tenun ikat Kediri, yang merupakan kerajinan khas dari kota ini dan mendorong agar pengusaha makin kreatif sehingga mampu meningkatkan daya saing produknya.
Direktur Industri Kecil dan Menengah (IKM), Kimia, Sandang dan Kerajinan Kemenperin Budi Setiawan mengatakan produk tenun ikat Kediri sangat luar biasa. Pemerintah terus mendorong agar produk makin berkembang dengan pendampingan pengembangan desain.
“Secara teknis produk tenun di Kota Kediri sudah sangat baik, untuk itu kami kolaborasikan IKM tenun dan IKM fesyen di Kota Kediri agar nantinya bisa menghasilkan produk jadi seperti tas, baju atau produk aksesoris yang semakin diminati masyarakat,” katanya dalam keterangan yang diterima di Kediri, Selasa.
Pihaknya memberikan edukasi kepada perajin tenun ikat di Kediri, dengan turut serta menggandeng pihak kampus yakni Universitas Ciputra sebagai pemateri.
Baca juga: Lima motif tenun troso Jepara kantongi sertifikat indikasi geografis
“Kami melihat jurusan desain di Universitas Ciputra sangat luar biasa. Melalui kolaborasi ini, kain tenun tidak hanya akan diolah menjadi pakaian biasa, melainkan diversifikasi menjadi produk fesyen bernilai tinggi seperti tas, sepatu, dan lainnya," ujar dia.
Pihaknya berharap dengan edukasi yang diberikan itu, para peserta bisa membuat produk fesyen berbasis tenun sebagai prototype dalam kurun waktu satu bulan pasca-pelatihan.
Pemerintah juga terus mendampingi mereka, sehingga produk yang dihasilkan pun juga benar-benar sesuai dan berkualitas.
"Kami optimistis kegiatan ini memberikan manfaat yang besar. Dari sisi teknis teman-teman sudah keren, mudah-mudahan dengan waktu terbatas ini bisa memunculkan produk baru yang inovatif,” kata dia.
Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































