Kemensos salurkan santunan bagi korban longsor di Mojokerto 

14 hours ago 2
Kemensos juga telah mendistribusikan bantuan permakanan dengan kapasitas memasak dapur umum sebanyak 500 porsi

Jakarta (ANTARA) - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan Tagana Kabupaten Mojokerto-Batu, Kementerian Sosial (Kemensos) telah membantu proses evakuasi korban bersama tim SAR, Dinas Sosial dan relawan.

Dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Sabtu, ia menuturkan Kemensos juga telah mendistribusikan bantuan permakanan dengan kapasitas memasak dapur umum sebanyak 500 porsi.

Baca juga: Kemensos evakuasi dan salurkan logistik bagi korban longsor Pacet

"Tagana Mojokerto beserta unsur lainnya telah mendirikan dapur umum di lokasi untuk memenuhi permakanan relawan yang mencari para korban," kata Mensos Saifullah.

Ia menyebutkan pihaknya juga sudah mendata dan memverifikasi korban meninggal karena semua korban telah ditemukan sehingga evakuasi pun dihentikan.

"Kemensos berkoordinasi dengan pihak terkait untuk rencana penyerahan santunan kepada ahli waris korban bencana yang meninggal dunia," katanya.

Sebagai informasi, bencana alam tanah longsor terjadi di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur pada Kamis (3/4).

Tanah longsor di akses Jalan Mojokerto-Kota Batu menimpa dua unit mobil dan satu unit sepeda motor. Sebagai akibatnya, sebanyak 10 korban meninggal dunia.

Baca juga: Kemensos tawarkan kampus berkualitas berbiaya Rp1 jutaan per semester

Berikut daftar korban meninggal dunia:

1. Masjid Zatmo Setio, Laki – laki, (31), sopir Innova warga RT 10 RW 2, Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Kabuapaten Sidoarjo.

2. Rani Anggraeni, Perempuan, (28), warga RT 10 RW 2, Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

3. Syahrul Nugroho Rangga Setiawan, Laki-laki (6), warga RT 10 RW 2, Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

4. Putri Qiana Ramadhani, Perempuan, (2), warga RT 10 RW 2, Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo,

5. H. Wahyudi (71), Laki-laki warga RT 10 RW 2, Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo

6. Hj. Jainah (61), Perempuan, warga RT 10 RW 2, Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

7. Saudah (70), Perempuan, warga Desa Suruh, RT 18 RW 5, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo

8. Fitria Handayani, Perempuan, (27), warga Dusun Urung-Urung, Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

9. Ahmad Fiki Muzaki, Laki – Laki, (28), warga Dusun Urung-Urung, Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

10. Mikaila F.Z, Perempuan, (3,5), warga Dusun Urung-Urung, Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Baca juga: Mensos: Program Sekolah Rakyat di Probolinggo bakal jadi percontohan

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |