Kemenpar tekankan pentingnya jaga keamanan Jakarta bagi wisatawan

3 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata menekankan pentingnya seluruh pihak bekerja sama untuk menjaga keamanan di Jakarta sebagai salah satu destinasi yang gemar dikunjungi oleh wisatawan.

“Menjaga citra positif destinasi menjadi tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk aparat penegak hukum yang memiliki kewenangan dalam aspek keamanan wilayah,” kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Menanggapi kabar terjadinya kasus pembegalan di sejumlah titik ibu kota, Made menekankan bahwa pariwisata di sebuah negara sangat dipengaruhi oleh persepsi publik terhadap keamanan dan kenyamanan suatu destinasi. Isu atau kejadian negatif yang tidak ditangani dengan baik dapat membentuk citra negatif dan memengaruhi kredibilitas destinasi wisata.

Baca juga: Kemenpar jalankan Program Keselamatan Wisata 2026

Dalam konteks DKI Jakarta, Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum telah menyiagakan Tim Pemburu Begal selama 24 jam di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi kejahatan jalanan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat dan wisatawan yang beraktivitas di wilayah Jakarta.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum, khususnya Polri, dalam pengawasan keamanan di lapangan. Upaya tersebut termasuk optimalisasi penggunaan CCTV di berbagai titik strategis melalui kerja sama dengan Kapolda Metro Jaya.

Kemudian secara nasional Kementerian Pariwisata pun turut membangun sinergi dan kolaborasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman di destinasi wisata di seluruh Indonesia, termasuk melalui penguatan kerja sama dan koordinasi lintas sektor dalam mendukung keamanan pariwisata nasional.

Baca juga: Kemenpar-BPOLBF dorong aspek keamanan wisata bahari di Labuan Bajo

“Apalagi Kementerian Pariwisata saat ini telah memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan pihak Polri,” kata Made.

Beberapa waktu belakangan telah terjadi kasus pembegalan di sejumlah titik di DKI Jakarta dan viral di media sosial. Salah satunya terjadi di kawasan Jakarta Barat.

Seorang pengendara sepeda motor menjadi korban pembegalan bersenjata tajam di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, Senin (4/5) dini hari, dengan pelaku merampas kendaraan dan ponsel korban usai melukai korban.

Baca juga: Kemenpar siapkan langkah strategis untuk tingkatkan keamanan berwisata

Dalam video viral yang diunggah akun Instagram @info.kebonjeruk, tampak korban tengah memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan.

Tak lama berselang, segerombolan pelaku bersepeda motor menghampiri korban dan salah satunya mengeluarkan senjata tajam hingga mengancam korban.

Pada keterangan video, korban disebut mengalami luka bacok hingga kehilangan ponsel dan juga sepeda motor usai dirampas komplotan begal itu.

Baca juga: Keamanan perairan Nusa Dua Bali diperkuat patroli perahu karet

Baca juga: Ratusan personel Satpol PP Jaksel jaga keamanan di kawasan wisata

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |