Kemenkop berikan penghargaan bagi penggerak koperasi Indonesia

4 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koperasi (Kemenkop) memberikan penghargaan melalui Koperasi Award 2026 kepada insan dan koperasi berprestasi sebagai apresiasi atas dedikasi, inovasi, serta kerja nyata memperkuat ekonomi masyarakat Indonesia.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan gagasan ekonomi berbasis kebersamaan dan gotong royong untuk meningkatkan kesejahteraan anggota serta memberikan manfaat masyarakat.

"Melalui Koperasi Award 2026, kita memberikan apresiasi kepada insan dan koperasi yang telah menunjukkan dedikasi, inovasi, dan kerja nyata," kata Ferry dalam Koperasi Awards 2026 di Jakarta, Kamis malam.

Menurut Ferry, nilai dasar koperasi tetap relevan meski menghadapi perubahan zaman, sehingga diperlukan penerapan strategi baru agar koperasi mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Ia menegaskan penghargaan Koperasi Award 2026 bukan hanya tentang penerima apresiasi, tetapi menjadi pengakuan terhadap pihak yang konsisten bekerja melanjutkan cita-cita koperasi dari Bung Hatta.

Ferry menyebut Kementerian Koperasi memiliki tanggung jawab membina koperasi yang telah berkembang, termasuk sekitar 130 ribu koperasi yang saat ini tercatat sebagai bagian ekosistem ekonomi nasional.

Ia berharap keberhasilan koperasi tidak hanya diukur berdasarkan skala organisasi, tetapi juga manfaat yang diberikan kepada masyarakat melalui penguatan kelembagaan, profesionalisme, dan kemampuan menciptakan kesejahteraan.

Ferry mengajak seluruh gerakan koperasi Indonesia memperkuat modernisasi koperasi agar mampu bersinergi dengan badan usaha lain, termasuk BUMN dan swasta dalam mendukung ekonomi nasional.

Adapun penerima penghargaan dalam Koperasi Awards 2026, terdiri dari beberapa kategori meliputi Bakti Koperasi Makarti Guna Swasembada dengan penerima yakni Pendiri dan Pembina Koperasi Konsumen Karyawan PT. ADIS Dimension Footwear Kabupaten Tangerang, Banten, Harijanto; Ketua Koperasi Simpan Pinjam Mitra Dhuafa Kota Jakarta Selatan Sugeng Priyono;

Kemudian Presiden Direktur Koperasi Produsen Agro Niaga (KAN) Jabung Syariah Jawa Timur, Eva Marliyanti; Ketua Koperasi Produsen Mina Agar Makmur Kabupaten Karawang Jawa Barat, Usup Supriatna; Ketua Koperasi Produsen Koperasi Serba Usaha Tandangsari Kabupaten Sumedang Jawa Barat, Toto.

Lalu, Ketua Koperasi Konsumen Primkoppol Satbrimob Polda Jabar Kabupaten Sumedang Jawa Barat, Ipda Sukamto; Ketua Koperasi Unit Desa Produsen Sejahtera Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan, Tamrin; dan Ketua KSP TLM, Zesly Norensah Weysmin Pah.

Kategori Bakti Koperasi Satya Bhakti Pamong Artha, penerima Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi; Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat Endang Syahrudin; Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat Dindin Syahidin; Kepala Dinas Koperasi, UKM Sumatera Barat Endrizal.

Kategori Koperasi Gen-Z penerima yakni, Ketua Koperasi Produsen Warkopin Maju Jaya, Zaskia Hana Abiquel.

Kemudian kategori Bakti Koperasi Sri Radhana Swasembada dengan penerima Rektor Koperasi Universitas Indonesia periode 2011-2023 Burhanuddin Abdullah.

Kategori Bakti Koperasi Nayaka Mahambara, penerima Bupati Mimika Provinsi Papua Tengah Johannes Rettob; Bupati Bengkalis Riau, Kasmarni; Bupati Bone Sulawesi Selatan Andi Asman Sulaiman; Bupati Kutai Timur, Kalimantan Timur Ardiansyah Sulaiman;

Bupati Paser Kalimantan Timur Fahmi Fadli; Bupati Pasuruan Jawa Timur M. Rusdi Sutejo; Walikota Mojokerto Jawa Timur Ika Puspitasari; Bupati Bandung Jawa Barat M. Dadang Supriatna.

Kategori Bakti Koperasi Nayaka Mahambara, penerima Bupati Madiun Jawa Timur Hari Wuryanto; Bupati Sleman D.I. Yogyakarta Harda Kiswaya; Bupati Bantul D.I. Yogyakarta Abdul Halim Muslih; Bupati Musi Banyuasin Sumatera Selatan M. Toha; Bupati Penukal Abab Lematang Ilir Sumatera Selatan Asgianto; Walikota Palembang Sumatera Selatan Ratu Dewa; dan Bupati Gayo Lues Aceh Suhaidi.

Kategori Bakti Koperasi Nayaka Mahambara, penerima Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi; Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa; Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena; Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman; Gubernur Banten Andra Soni; Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.

Selanjutnya Kategori Bakti Koperasi Pradana Nayaka, penerima Direktur Utama PT Bank Mandiri Riduan; Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Putrama Wahju Setyawan; Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Hery Gunardi; Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi; Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Anggoro Eko Cahyo; Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota.

Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo; Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo; Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri; Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito; Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat; Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi; Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia Reda Manthovani.

Selanjutnya diberikan kepada Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Tandyo Budi Revita R; Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf; Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan; Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto; Menteri Investasi dan Hilirisasi & CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani.

Berikutnya Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian; Menteri Agama Nasaruddin Umar; Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria; Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh; Menteri Sosial Saifullah Yusuf; dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas.

Terakhir penghargaan dengan kategori Anugerah Amerta Bakti dengan penerima Prof. Dawam Rahardjo; Adi Sasono; Prof. Mubyarto; dan Prof. Sri Edi Swasono

Baca juga: Di hadapan wisudawan IPB, Wamenkop ajak generasi muda lirik koperasi

Baca juga: Penyaluran LPDB Koperasi capai Rp1,15 triliun hingga Juli 2026

Baca juga: Menkop: Pemerintah hadir untuk memerdekakan masyarakat secara ekonomi

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |