Kemenkes awasi mutu MBG untuk 55,1 juta penerima manfaat per hari

21 hours ago 6

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan menyoroti komitmennya untuk menjaga mutu, nutrisi, higiene dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini menjangkau 55,1 juta penerima manfaat per hari, melonjak signifikan dari target awal 6 juta orang.

Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Oktavianus mengatakan di Jakarta, Kamis bahwa peran utama Kemenkes dalam pelaksanaan program MBG adalah pengawasan, khususnya terhadap standar keamanan pangan di dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah.

“Jadi kami dari Kementerian Kesehatan punya tugas adalah pengawasan,” ujarnya dalam konferensi pers di SMKN 1 Jakarta.

Dia menjelaskan, pengawasan dilakukan melalui kerja sama program MBG dengan dinas kesehatan di daerah, yang bertugas memastikan seluruh proses pengolahan makanan memenuhi standar kesehatan. Salah satu instrumen utama pengawasan tersebut adalah sertifikasi laik higienis dan layak dikonsumsi bagi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Maka keluarlah sertifikat untuk layak dimakan dan higienis,” kata Benny.

Hingga saat ini, katanya, sebanyak 4.535 SPPG telah dinyatakan lulus sertifikasi. Artinya, seluruh proses mulai dari kebersihan dapur, pengolahan makanan, hingga pemeriksaan laboratorium telah melalui tahapan evaluasi menyeluruh oleh Kemenkes.

Baca juga: SPPG Kepri: 74 calon dapur sedang dipersiapkan untuk operasional

Dia menjelaskan bahwa tidak semua dapur dapat langsung memperoleh sertifikat. Dapur yang belum memenuhi standar diwajibkan melakukan perbaikan terlebih dahulu demi menjamin keamanan pangan bagi para penerima manfaat.

Melalui pengawasan tersebut, Kemenkes memastikan 55,1 juta penerima manfaat, mulai dari anak sekolah hingga ibu hamil, mendapatkan makanan yang aman dan bergizi. Capaian tersebut disebut dr. Benny sebagai langkah luar biasa dalam perjalanan MBG menuju target nasional 82 juta penerima manfaat.

“Kalau kita melihat angka-angka pelayanan hari ini 55,1 juta, baik anak sekolah maupun ibu-ibu hamil, ini suatu hal yang luar biasa dari target 82 juta target daripada MBG ini,” katanya.

Baca juga: Lewat SPPG, pemerintah optimistis 1,5 juta tenaga kerja terserap

Baca juga: Menko Pangan: Dapur MBG terutama di Jabar pada level higienis

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |