Jakarta (ANTARA) - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) meminta seluruh pemerintah desa mengelola dana desa secara bijak, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Menurut Kepala Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT, Dicky Yosepial, pengelolaan secara transparan itu bernilai penting untuk dilakukan, karena dana desa yang disalurkan pemerintah merupakan amanah negara yang harus dimanfaatkan secara optimal demi mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Baca juga: Mendes dorong pemda laporkan potensi desa untuk pengembangan ekonomi
“Dana yang dipercayakan oleh negara kepada desa pada hakikatnya bukan sekadar angka yang ada di dalam dokumen anggaran, melainkan juga amanah besar yang harus dikelola dengan bijak, transparan, dan berprioritas pada kesejahteraan masyarakat,” kata Dicky dalam kegiatan Sosialisasi Sinergitas Koperasi Desa Merah Putih dan BUMDes dalam Penggunaan Dana Desa, seperti diikuti secara daring di Jakarta, Kamis.
Dia menyampaikan bahwa desa pada saat ini memiliki peran strategis sebagai ruang tumbuhnya berbagai potensi ekonomi dan harapan masyarakat.
“Desa hari ini bukan lagi sekadar ruang geografis tempat kita tinggal, melainkan telah menjadi ruang tumbuh bagi harapan, ruang berkembangnya ekonomi rakyat, serta fondasi masa depan bangsa,” ujarnya.
Oleh karena itu, Dicky menekankan pentingnya kolaborasi antarunsur di tingkat desa agar setiap kebijakan serta penggunaan dana desa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa pembangunan desa tidak selalu harus dimulai dari program besar, tetapi dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti kemauan untuk belajar dan bekerja bersama.
Baca juga: Wamendes nilai bangun desa di Papua Barat butuh dukungan multipihak
Baca juga: Mendes: Pemberdayaan & pendampingan kunci maksimalkan pembangunan desa
“Seringkali kita memandang pembangunan sebagai sesuatu yang besar dan kompleks, namun sesungguhnya perubahan besar di desa hampir selalu dimulai dari hal yang sederhana, seperti kemauan untuk belajar, keberanian untuk berkolaborasi, dan ketulusan untuk bekerja bagi masyarakat,” kata dia.
Ke depannya, Dicky berharap seluruh pemangku kepentingan di desa dapat menjaga komitmen dalam memanfaatkan dana desa secara akuntabel, sehingga mampu memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































