Jakarta (ANTARA) - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menggandeng PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) dan Yayasan Educare Smart Serbaindo (YESS) untuk bekerja sama memaksimalkan pembangunan desa-desa di tanah air.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara ketiga belah pihak di Jakarta, Kamis.
Baca juga: Mendes gandeng Unida Gontor kejar pembangunan 9.300 desa tertinggal
"Jumlah desa di Indonesia itu 75.266. Oleh karena itu, Kemendes perlu kolaborasi untuk memastikan pembangunan desa terus berjalan," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendes PDT, Taufik Madjid.
Lebih lanjut, Taufik menyampaikan bahwa Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto mengharapkan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama yang sudah ditandatangani itu dapat ditindaklanjuti dan dipastikan benar-benar direalisasikan di lapangan.
Taufik Madjid mencontohkan kolaborasi dengan PT PLN EPI diharapkan bisa menyelesaikan persoalan desa yang belum memiliki akses listrik.
Selain itu, ujarnya, Menteri Desa juga berharap keluarga besar Kemendes PDT dapat menyikapi narasi atau konten negatif seputar desa yang ada di jagat maya.
"Kita diharapkan beri klarifikasi jika menemukan narasi atau konten negatif di media sosial," kata Taufik.
Diketahui, kerja sama antara Kemendes PDT dengan YESS adalah kerja sama berkenaan dengan pemberdayaan masyarakat desa dan daerah tertinggal.
Baca juga: Mendes kirim ke Jepang 200 peserta Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia
Baca juga: Kemendes: Kolaborasi BRIN Goes to Villages kuatkan pembangunan desa
Sementara dengan PT PLN EPI, kerja sama yang dibangun adalah berkenaan dengan pengembangan ekosistem biomassa berbasis ekonomi kerakyatan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mendukung transisi energi dan pencapaian target net zero emission di desa dan daerah tertinggal.
Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya secara maksimal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Upaya yang dilakukan Kemendes juga tidak terbatas pada pemanfaatan APBN, tetapi diperluas dengan menjalin kerja sama dengan beragam pihak.
Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































