Ambon (ANTARA) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebutkan pihaknya melakukan penambahan enam stasiun pengisian bahan bakar umum untuk nelayan (SPBUN) dan beberapa SPBU di Provinsi Maluku
"Kami telah memutuskan untuk menambah enam SPBUN, yakni dua di Kabupaten Maluku Tengah, dua di Kabupaten Seram Bagian Timur, dan dua di Kota Ambon," ujar Bahlil saat melakukan kunjungan kerja di Kota Ambon, Sabtu.
Bahlil mengatakan, enam SPBUN akan dibangun di Maluku agar para nelayan di sini dapat memperoleh bahan bakar dengan mudah.
Penambahan enam SPBUN di dua kabupaten dan satu kota di Maluku, untuk menjangkau nelayan dalam memenuhi pasokan BBM.
Pembangunan SPBUN, katanya lagi, merupakan salah satu program pemberdayaan yang bertujuan untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan pada masyarakat pesisir maupun pulau-pulau kecil.
Selain itu, bertujuan meningkatkan pendapatan rumah tangga masyarakat pesisir khususnya di bidang kelautan dan perikanan.
Aktivitas SPBUN ditujukan untuk kapal dengan ukuran di bawah 30 GT, memiliki pas kapal dan tanda daftar kapal perikanan, sebagai bentuk perlindungan dan kepastian hukum kepada nelayan.
“Kehadiran tempat pengisian bahan bakar khusus nelayan dapat mempermudah nelayan dalam pengisian bahan bakar, sekaligus mempermudah akses melaut karena sudah tersedia di SPBUN," ujarnya lagi.
Provinsi Maluku, katanya pula, merupakan wilayah kepulauan, sehingga harus dipastikan pasokan BBM aman, agar aktivitas nelayan berjalan dengan baik.
Nelayan, kata dia, dapat membeli BBM subsidi di SPBUN, khusus di Ambon di kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tantui.
Nelayan dapat membeli BBM, khususnya yang mempunyai barcode dan sudah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) provinsi dan kabupaten kota setempat.
Ia menambahkan, pihaknya juga sepakati untuk menambah beberapa SPBU di Kabupaten Maluku Tengah, sesuai permintaan Bupati.
“Pertamina Patra niaga sudah siap membangun SPBU, janjinya beberapa bulan ke depan siap,” katanya pula.
Baca juga: Menteri ESDM akan percepat izin SPBUN untuk kesejahteraan nelayan
Baca juga: Menteri ESDM: Penambahan 2 SPBUN di Wakatobi-Busel untuk BBM nelayan
Pewarta: Penina Fiolana Mayaut
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2025