Kemdiktisaintek gandeng Kemendes bangun desa berbasis sains teknologi

6 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis memperkuat sinergi pembangunan desa berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan (Dirjen Risbang) Kemdiktisaintek Fauzan Adziman dalam pernyataan di Jakarta, Kamis menyampaikan bahwa kerja sama lintas sektor diperlukan agar hasil riset perguruan tinggi dapat terhubung dengan kebutuhan pembangunan di tingkat desa.

"Nota kesepahaman ini menjadi langkah penting agar riset dan inovasi tidak berhenti di kampus, tetapi hadir sebagai solusi bagi pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat," katanya.

Fauzan menjelaskan kolaborasi dibangun pada tiga agenda utama, yaitu penguatan sumber daya manusia desa, hilirisasi inovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat, serta pengembangan desa binaan sebagai ruang implementasi riset dan teknologi.

Baca juga: Mendiktisaintek ajak generasi muda perkuat inovasi sains dan teknologi

Pada fokus pertama, penguatan sumber daya manusia diarahkan melalui peningkatan kapasitas masyarakat dan pemuda desa, termasuk pengembangan kompetensi yang mendukung pembangunan desa berkelanjutan.

Fokus kedua menitikberatkan pada hilirisasi inovasi melalui penerapan hasil riset dan teknologi tepat guna untuk mendukung berbagai sektor strategis, mulai dari pertanian, ekonomi lokal, pendidikan, hingga penguatan ketahanan desa.

Dan fokus ketiga, mendorong pengembangan desa binaan sebagai living laboratory bagi perguruan tinggi, sehingga inovasi yang dihasilkan tidak hanya diuji, melainkan diterapkan langsung sesuai kebutuhan masyarakat.

"Kolaborasi ini kami arahkan bukan sekadar kerja sama antarlembaga, tetapi langkah konkret menghadirkan inovasi yang relevan, terukur, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa," ujar Fauzan.

Baca juga: Mendes ajak BUMN dan swasta tingkatkan kepedulian kepada desa

Sementara, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto juga menyampaikan bahwa desa kini menjadi penggerak pertumbuhan baru dalam pembangunan nasional.

Oleh karena itu, perguruan tinggi dan lembaga riset berperan penting dalam menghadirkan inovasi yang dapat menjawab kebutuhan pembangunan desa.

Diketahui, kedua kementerian menyampaikan bahwa penguatan sumber daya manusia, hilirisasi inovasi, dan pengembangan desa binaan memerlukan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, BUMN, swasta, dan komunitas.

Kesepahaman antara Kemdiktisaintek dan Kemendes PDT memperkuat dukungan terhadap agenda pembangunan dari desa sebagai bagian dari prioritas nasional untuk mendorong pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

Ke depan, kemitraan ini diharapkan menjadi landasan bagi berbagai program bersama yang mempercepat hilirisasi hasil riset, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta menghadirkan dampak pembangunan yang lebih nyata hingga tingkat desa.

Baca juga: Mendiktisaintek ajak kampus lebih berdampak terhadap pembangunan bangsa

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |