Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita menarik pada Selasa (5/2) dapat disimak kembali hari ini, antara lain Menkes menyiapkan layanan psikologi respons anak bunuh diri di NTT, Kemenkes menerbitkan Permenkes 1/2026 guna atasi KLB dan krisis kesehatan, penyebab sungai mengering pascabencana, serta penyaluran MBG saat Ramadhan.
Selengkapnya dapat dibaca di sini.
1.) Respons anak bunuh diri di NTT, Menkes siapkan layanan psikologi
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin merespons kasus anak bunuh diri karena tidak mampu membeli alat tulis di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjadi sorotan publik, dan menyatakan pihaknya tengah menyiapkan layanan psikologi klinis.
"Kesehatan mental anak memang kita sudah lakukan skrining, ada 10 juta anak yang berisiko (terkena penyakit mental). Nah, sekarang, saya mau menyiapkan ada psikologi klinis di masing-masing puskesmas, supaya penyakit-penyakit jiwa yang selama ini enggak tertangani di rumah sakit, bisa ditangani di puskesmas," katanya ditemui di Jakarta, Rabu.
2.) BPKH telah salurkan bantuan Rp14,58 miliar untuk penanganan bencana
Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) telah menyalurkan bantuan tanggap bencana dan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera dengan total mencapai Rp14,58 miliar yang bersumber dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU).
“Penyaluran dana terbagi ke dalam dua fase strategis untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah di Jakarta, Rabu.
3.) Kemenkes terbitkan Permenkes 1/2026 guna atasi KLB-krisis kesehatan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menetapkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1 Tahun 2026 tentang Kejadian Luar Biasa (KLB), Wabah, dan Krisis Kesehatan guna menyelamatkan nyawa, mencegah kedisabilitasan, dan menjamin layanan kesehatan esensial tetap berjalan.
Dalam salinan yang diterima di Jakarta, Rabu, peraturan yang ditandatangani Budi pada 20 Januari, 2026 tersebut terdiri dari 12 bab dan 175 pasal, yang menjelaskan tentang pencegahan dan koordinasi lintas sektor terkait penanggulangan kejadian luar biasa, wabah, dan krisis kesehatan.
4.) Pakar Unand jelaskan penyebab sungai yang mengering pascabencana
Pakar sekaligus dosen Departemen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan Fakultas Pertanian Universitas Andalas (Unand) Prof Dian Fiantis menjelaskan penyebab Sungai Batang Kuranji mengering atau mengalami pendangkalan ekstrem pasca-banjir bandang dan longsor, akhir November 2025.
"Kondisi tersebut merupakan respons alami daerah aliran sungai (DAS) terhadap hujan ekstrem yang diikuti melemahnya simpanan air tanah," katanya di Kota Padang, Rabu.
5.) BGN: MBG tetap disalurkan selama Ramadhan, menu & penyaluran berubah
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap berjalan seperti hari biasa selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026.
Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Dadang Hendrayudha mengatakan penyaluran Program MBG tidak terbentur Ramadhan. Hal ini sejalan dengan instruksi pemerintah pusat untuk tetap memberikan MBG.
Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































