Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar RI (KBRI) Moskow memperingati perayaan ke-81 Kemerdekaan Indonesia dengan menghadirkan bursa kerja, warung konsuler, dan layanan kemahasiswaan untuk memperkuat pemberdayaan dan pelayanan publik.
Menurut siaran pers KBRI Moskow pada Selasa, bursa kerja tersebut merupakan inisiatif dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow dengan dukungan dari KADIN Moskow, di mana tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua dengan skala yang lebih besar menyusul respons positif masyarakat pada tahun sebelumnya.
“Penyelenggaraan bursa kerja ini merupakan upaya KBRI Moskow untuk membuka peluang lebih luas bagi WNI untuk berkarya, berkarier dan mengembangkan diri di Rusia,” kata Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Jose Antonio Morato Tavares.
Menurut KBRI Moskow, sejumlah perusahaan Indonesia dan Rusia yang hadir dalam bursa tersebut antara lain RUSAL, EN+ Group, Rusagro, Alabuga SEZ, Tata Logam Lestari, Luma Partners, dan RusLanguage School.
Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di sektor energi dan industri berat, pertanian dan pangan, konstruksi dan manufaktur, bisnis jasa, serta pendidikan bahasa. Selain itu, WNI di Rusia dapat memperoleh informasi peluang magang, konsultasi karier, serta mengembangkan jejaring profesional.
KBRI Moskow juga membuka Warung Konsuler untuk penerbitan surat keterangan dan paspor, serta layanan kemahasiswaan berupa surat keterangan lulus dan legalisasi dokumen akademik menjelang musim kelulusan.
“Dibukanya dua layanan ini di tengah semarak HUT kemerdekaan menegaskan komitmen KBRI Moskow untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Dubes Jose.
KBRI Moskow menyampaikan bahwa perayaan turut dimeriahkan dengan lomba rakyat seperti catur, tenis meja, lomba mewarnai, dan balap karung, bazar kuliner Nusantara oleh Dharma Wanita Persatuan, hingga karaoke bersama sebelum ditutup dengan upacara penurunan bendera.
Baca juga: Dubes: HUT ke-81 RI momentum perkuat kepedulian sesama
Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































