KBRI Beijing hadirkan santan Indonesia di gerai terbaru Luckin Coffee

2 hours ago 1

Beijing (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) ikut memfasilitasi santan Indonesia menjadi salah satu bahan untuk sajian kopi di gerai ke-30.000 waralaba terkenal China, Luckin Coffee, yang berlokasi di kota Shenzhen, provinsi Guangdong pada Minggu (8/2).

Jaringan kedai kopi terbesar di Chna Luckin Coffee meresmikan gerainya yang ke-30 ribu termasuk dengan menawarkan satu produk terlaris "coco latte" yaitu kopi yang menggunakan santan kelapa asal Indonesia.

"Yang membuat Luckin Coffee Istimewa bagi saya adalah cita rasa Indonesia yang hadir dalam setiap seruput coco latte," kata Duta Besar RI untuk China dan Mongolia Djauhari Oratmangun yang juga ikut serta dalam peresmian tersebut seperti dalam pernyataan tertulis yang diterima ANTARA di Beijing, Senin.

"Coco latte" sendiri sudah dipasarkan sejak 2021 dan pada 2025 mencatat penjualan hingga lebih dari 1,4 miliar cangkir.

Untuk memperkuat kemitraan pasokan kelapa dari Indonesia, pada Maret 2025 lalu, Luckin Coffee juga telah mulai bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah,
sebagai salah satu pemasok kelapa terbesar untuk Luckin Coffee.

Selain santan kelapa, Luckin Coffee juga mengimpor biji kopi terbaik yang berasal dari Indonesia, Brazil, Colombia dan Ethiopia serta tentu saja menggunakan biji kopi lokal China.

Dubes Djauhari juga menyampaikan bahwa pasokan kelapa Indonesia untuk produk populer coco latte di China bukan hanya menjadi bagian dari penguatan kerja sama perdagangan dan investasi bilateral, tetapi juga sebagai simbol pertemuan budaya kedua negara.

"Melalui secangkir kopi dan santan yang menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia, sekarang turut menjadi bagian dari keseharian masyarakat China," tambah Dubes Djauhari.

Indonesia merupakan salah satu penghasil kopi dan kelapa terbesar di dunia. Menurut data Kepabeanan China (GACC), pada 2025, ekspor kopi Indonesia di China meningkat secara signifikan, sementara ekspor kelapa Indonesia ke China pada 2025 mencapai lebih dari 245 juta dolar AS (sekitar Rp4,1 triliun).

Sebagai waralaba gerai kopi terbesar di China, Luckin Coffee telah melakukan ekspansi usaha ke Singapura (60-an gerai), Malaysia (40-an gerai), dan telah membuka gerai pertama di kota New York AS pada musim panas 2025.

Luckin Coffee yang berasal dari Xiamen, provinsi Fujian itu menargetkan untuk membuka gerai ke 40.000 pada tahun ini.

Waralaba tersebut terkenal menggunakan model "100 persen tanpa kasir" karena pembeli dapat memesan, membayar hingga mengambil pesanan lewat aplikasi ponsel dengan harga terjangkau dan melakukan berbagai inovasi produk minuman.​​​​​​​

Luckin Coffee terutama menyasar konsumen muda, pelajar, dan pekerja yang mengutamakan kepraktisan dan harga terjangkau.

Baca juga: KBRI Beijing dukung AI untuk perkuat kerja sama industri kreatif

Baca juga: KBRI Beijing ajak lebih banyak pengusaha China investasi di Indonesia

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |