Kastaf Kepresidenan apresiasi Polri atas pembangunan hunian tetap

2 hours ago 2

Banda Aceh (ANTARA) - Kepala Staf (Kastaf) Kepresidenan Republik Indonesia Muhammad Qodari mengapresiasi Polri atas pembangunan hunian tetap untuk korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

"Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas partisipasi semua pihak, khususnya Polri karena telah berperan dalam upaya pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang," kata Muhammad Qodari di Aceh Tamiang, Kamis.

Sebelumnya, Muhammad Qodari meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana banjir, sekaligus melihat secara langsung kondisi serta upaya penanganan dan pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Muhammad Qodari didampingi Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi juga menyempatkan diri meninjau lokasi rencana pembangunan hunian yang akan dibangun Polri bagi pengungsi dan penyintas bencana banjir di Kampung Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.

Polri membangun hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana banjir Aceh Tamiang di atas lahan seluas 6,5 hektare yang merupakan hibah dari perusahaan perkebunan PTPN I.

Dalam peninjauan tersebut, Muhammad Qodari melihat langsung proses pematangan lahan sebagai tahap awal pembangunan hunian. Berdasarkan informasi yang diterimanya, pada tahap awal Polri membangun sebanyak 150 unit hunian tetap.

"Informasi tadi dari Pak Kapolres, tahap pertama sekitar 150 unit hunian tetap. Kami apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Polri, atas keterlibatan aktif dalam proses pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang," katanya.

Muhammad Qodari berharap seluruh proses pembangunan hunian tetap dapat berjalan dengan aman, lancar, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat terdampak bencana.

Baca juga: BNPB tekankan peralihan huntara ke huntap pemulihan bencana Sumbar

Baca juga: Menko Polkam bangun 104 unit huntap di Aceh Utara

Baca juga: Mendagri minta pemda siapkan data lokasi pembangunan huntap

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |