Kapolri minta personel patroli rutin guna cegah gangguan masa Lebaran

3 hours ago 1
“Lakukan patroli rutin dengan melibatkan PAM Swakarsa, utamanya pada titik-titik dan jam rawan,”

Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meminta personel Polri untuk melaksanakan patroli rutin guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama masa Lebaran 2026.

Dalam acara Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis, ia mengatakan bahwa berdasarkan mapping kerawanan, terdapat beberapa prediksi gangguan kamtibmas.

Gangguan itu di antaranya kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, dan perkelahian antarkelompok. Oleh karena itu, ia meminta jajaran untuk melaksanakan patroli rutin.

“Lakukan patroli rutin dengan melibatkan PAM Swakarsa, utamanya pada titik-titik dan jam rawan,” katanya.

Selain itu, ia juga meminta personel untuk mendata rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemudik dan menyediakan penitipan motor bagi masyarakat.

“Sediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor-kantor kepolisian dan juga kantor-kantor pemerintah lainnya guna memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ucapnya.

Lebih lanjut, pemimpin Korps Bhayangkara itu meminta jajaran untuk mengoptimalkan layanan hotline kepolisian di nomor 110 guna menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif dan solutif.

“Sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran rekan-rekan, baik dalam menginformasikan perkembangan situasi hingga menyelesaikan berbagai permasalahan di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Pada Kamis ini, TNI-Polri bersama stakeholder terkait melaksanakan apel gelar pasukan guna memastikan kesiapan personel dalam Operasi Ketupat 2026.

Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, yaitu mulai tanggal 13 Maret sampai dengan 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.

Polri sendiri telah menyiapkan 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, serta 343 pos terpadu.

Sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan, pengamanan juga akan difokuskan terhadap 185.607 objek berupa masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.

Baca juga: Kapolri: Sinergitas TNI-Polri dan elemen bangsa kunci utama jaga NKRI

Baca juga: Kapolri tegaskan TNI-Polri sukseskan program Presiden

Baca juga: Kapolri paparkan upaya pemerintah atasi konflik global

Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |