Kapolri beri 50 motor bagi tiga Polda terdampak bencana banjir

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan 50 sepeda motor masing-masing bagi tiga Polda yang terdampak bencana banjir besar pada akhir 2025 lalu, yaitu Polda Sumatera Barat (Sumbar), Polda Sumatera Utara (Sumut), dan Polda Aceh.

Pemberian ini dilaksanakan secara simbolis dalam rangkaian acara Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis.

Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan bahwa pemberian motor ini untuk mengoptimalkan layanan pada Operasi Ketupat 2026 yang akan dimulai besok, Jumat, 13 Maret hingga 25 Maret 2026, di tiga provinsi tersebut.

“Tentunya ini untuk optimalisasi pelayanan pada saat Operasi Ketupat, termasuk pelayanan di tempat-tempat yang mungkin susah untuk dijangkau agar semuanya bisa dilayani dalam rangka Operasi Ketupat,” ucapnya.

Lebih lanjut, jenderal polisi bintang dua itu mengatakan bahwa Operasi Ketupat bukan sekadar operasi di bidang lalu lintas dan mengamankan arus mudik serta arus balik, melainkan juga bagaimana Polri dan negara hadir untuk memastikan momen sosial dan spiritual hari raya berjalan aman.

“Kita tidak hanya hadir di jalan, tidak harus mengatur di lalu lintas, tetapi meyakinkan bahwa kehadiran anggota Polri memastikan berangkat pada saat mudik itu aman sampai tujuan, aman dan bahagia, dan kembalinya juga selamat,” katanya.

Ia menyebut bahwa terdapat lima klaster pengamanan dalam operasi ini, yaitu jalan tol, jalan arteri, tempat penyeberangan pelabuhan (termasuk terminal, bandara, dan stasiun), tempat ibadah, dan tempat wisata.

Skenario pengamanan itu, sambung dia, sudah dirumuskan oleh para stakeholder. Ia pun berharap operasi tahun ini dapat berjalan lebih baik dibanding sebelumnya.

“Mohon doa restu agar supaya Operasi Ketupat tahun 2026 ini lebih baik karena tagline daripada Operasi Ketupat: ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’,” ucapnya.

Pada Kamis ini, TNI-Polri bersama stakeholder terkait melaksanakan apel gelar pasukan guna memastikan kesiapan personel dalam Operasi Ketupat 2026.

Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, yaitu mulai tanggal 13 Maret sampai dengan 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.

Polri sendiri telah menyiapkan 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, serta 343 pos terpadu.

Sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan, pengamanan juga akan difokuskan terhadap 185.607 objek berupa masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.

Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |