Dharmasraya (ANTARA) - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, menyambut rombongan mudik gratis dengan tajuk "Pulang Basamo 2026" di pintu gerbang perbatasan provinsi itu.
Penyambutan dilakukan Kapolres Dharmasraya bersama jajaran PJU, di Rumah Makan Umega, Jalan Lintas Sumatera Gunung Medan. Rombongan tiba sekitar pukul 14.15 WIB dan disambut dengan kesenian tambur tasa.
"Hari ini kita menyambut rombongan mudik di pintu gerbang Sumbar. Ini adalah wujud Polri hadir untuk membantu masyarakat, Polri hadir untuk masyarakat," katanya di Pulau Punjung, Senin
Ia mengatakan sebanyak 10 bus rombongan mudik gratis dari 100 bus yang dilepas pada tahap pertama telah sampai di pintu gerbang Sumbar, tepatnya di Kabupaten Dharmasraya.
Ia mengatakan penyambutan dilakukan untuk memastikan kelancaran mudik gratis dengan tajuk"Pulang Basamo 2026". Selanjutnya pihaknya akan mengawal perjalanan para pemudik hingga sampai ke tujuan daerah masing-masing.
"Setelah rombongan melanjutkan perjalanan kita kawal sampai ke daerah tujuan. Kalau rombongan yang sudah sampai hari ini, tujuannya ada yang ke Padang dan Bukit Tinggi," ujarnya.
Kapolres Dharmasraya mengimbau para pemudik lebaran 2026 untuk berhati-hati selama dalam perjalanan, mengingat kondisi jalan yang masih dalam perbaikan. Hal tersebut juga untuk mendukung tagline mudik aman dan keluarga bahagia dapat tercapai.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade melepas 250 bus di kompleks parlemen, Jakarta, Minggu (8/3), untuk mudik gratis Lebaran 2026 dengan tajuk "Pulang Basamo" yang mengangkut sekitar 12.000 pemudik dari Jakarta menuju berbagai daerah di Sumatera Barat (Sumbar).
Dia menjelaskan program tersebut merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk membantu masyarakat perantauan Minang agar dapat pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga dalam momen Idul Fitri. Menurut dia, agenda itu sudah memasuki tahun keempat.
"Acara ini memang tahun yang keempat kita laksanakan. Tahun pertama 75 bus, tahun kedua 200 bus, tahun ketiga 250 bus, dan tahun ini Alhamdulillah tetap 250 bus," kata Andre.
Baca juga: Polri: Waspada titik lelah, kecelakaan mudik terbanyak di Jawa Tengah
Baca juga: Menkes: Posko kesehatan di masjid untuk layanan yang efisien
Baca juga: Mendagri tekankan aspek keselamatan arus mudik Idul Fitri di Kepri
Pewarta: Rahmatul Laila
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026


















































