Jepara (ANTARA) - Kapal penumpang yang melayani penyeberangan dari Pelabuhan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menuju Pulau Karimunjawa mengalami penambahan jadwal, menyusul terjadinya lonjakan penumpang saat libur sekolah.
"Lonjakan trip kapal penyeberangan terjadi sejak akhir pekan kemarin. Sebelumnya setiap hari hanya melayani satu trip perjalanan, kini mencapai empat trip," kata Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Laut pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara Nur Sahid di Jepara, Senin.
Ia mengungkapkan kapal yang beroperasi ada tiga unit kapal penumpang, yakni dua unit Kapal Motor Cepat Express Bahari dan satu unit Kapal Motor Penumpang Feri Siginjai.
Untuk kapasitas penumpang KMC Express Bahari 1C sebanyak 349 penumpang, KMC Express Bahari 8F sebanyak 390 penumpang, dan KMP Feri Siginjai sebanyak 260 penumpang.
Sebetulnya, kata dia, masih ada satu unit KMC Express Bahari 3C, namun masih membutuhkan perawatan, sehingga belum bisa dioperasikan.
Meskipun demikian, imbuh dia, dalam sehari bisa melayani empat trip penyeberangan, karena banyaknya wisatawan yang hendak berlibur ke Pulau Karimunjawa di Kecamatan Karimunjawa, Jepara.
Adanya lonjakan kunjungan wisatawan, kata dia, penyedia kapal penyeberangan tetap diminta memprioritaskan keselamatan penumpang dengan tidak mengangkut penumpang melebihi daya tampung.
"Operator kapal kami sarankan lebih baik menambah trip penyeberangan, sehingga liburan sekolah ini mereka menambah trip penyeberangannya," ujarnya.
Baca juga: Berkah ekonomi pariwisata Karimunjawa
Baca juga: Ini peranan Pelni kembangkan wisata Karimun Jawa
Untuk cuaca dan ombak di Perairan Jepara, kata dia, cukup baik, sehingga aman untuk penyeberangan kapal penumpang menuju Karimunjawa.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, imbuh dia, lonjakan wisatawan bisa sampai berakhirnya masa liburan sekolah. Terlebih, destinasi wisata Karimunjawa saat ini menjadi primadona, baik wisatawan lokal maupun mancanegara sehingga trennya mengalami kenaikan.
Sementara itu, Camat Karimunjawa Nuril Abdillah membenarkan bahwa masa liburan saat ini memang terjadi lonjakan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
"Indikasinya, bisa dilihat dari jumlah sepeda motor yang disewakan kepada wisatawan serta tempat penginapan laris disewa wisatawan," ujarnya.
Bahkan, kata dia, kapal penyeberangan yang biasanya hanya melayani satu kali penyeberangan, kini melayani jadwal penyeberangan hingga malam hari, sehingga menjadi salah satu indikator adanya lonjakan jumlah wisatawan yang hendak berlibur ke Karimunjawa.
Tingginya kunjungan wisatawan mancanegara, menurut dia, karena di Eropa juga tengah memasuki musim musim panas (summer), sehingga banyak pekerja yang mengambil cuti Panjang untuk dimanfaatkan berlibur, salah satunya ke Pulau Karimunjawa.
Untuk menyambut wisatawan, maka semua pelaku wisata diajak berkumpul untuk berkomitmen bersama harga paket wisata, termasuk tur laut diseragamkan agar tidak perang tarif, sehingga semuanya berkesempatan mendapatkan keuntungan.
"Kunjungan wisatawan paling tinggi terlihat saat akhir pekan, mulai Jumat, Sabtu dan Minggu," ujarnya.
Baca juga: Polisi perkuat pengamanan dermaga antisipasi lonjakan wisatawan
Baca juga: Kunjungan turis China ke Indonesia capai rekor tertinggi
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































