Madiun (ANTARA) - PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), selaku pengelola Jalan Tol Ngawi-Kertosono, memastikan seluruh sarana siap digunakan secara optimal untuk menghadapi lonjakan jumlah kendaraan selama libur mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026.
Direktur Utama PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri Arie Irianto dalam kegiatan gelar Upacara Siaga Operasional di Madiun, Jawa Timur, Rabu, mengatakan kesiapan layanan yang optimal tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama masa libur Idul Fitri.
"Kami berkomitmen melayani sepenuh hati, serta menjaga kelancaran, keamanan dan kenyamanan perjalanan masyarakat yang melintas di ruas Tol Ngawi–Kertosono selama periode mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah," ujar Arie Irianto.
PT JNK juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk kepolisian dan instansi terkait lainnya, guna memastikan pengelolaan lalu lintas selama periode mudik dan balik dapat berjalan dengan optimal.
Menurut dia, volume lalu lintas selama periode libur Lebaran 2026 diprediksi meningkat signifikan, dengan potensi saat arus mudik mencapai 336 ribu kendaraan yang melintas, naik sekitar 3 persen dibandingkan dengan arus mudik Lebaran 2025.
Baca juga: JNK minta pengemudi waspadai cuaca ekstrem dengan kurangi kecepatan
Sedangkan selama periode arus balik, jumlah kendaraan yang melintas diproyeksikan mencapai sebanyak 300 ribuan kendaraan, atau naik 2,8 persen dari tahun lalu di periode yang sama.
Mengantisipasi lonjakan tersebut, JNK telah menyiapkan berbagai strategi layanan, mulai dari sistem transaksi, pengaturan lalu lintas, perawatan jalan, hingga peningkatan fasilitas di rest area.
"Dengan kesiapan infrastruktur dan tim operasional yang siaga 24 jam, kami berharap pengguna tol bisa menikmati perjalanan yang aman dan nyaman," kata Arie.
JNK juga melakukan penambahan jumlah personel hingga 33 orang yang disiagakan di tiga gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Madiun, Caruban dan Nganjuk.
Selain itu, layanan derek serta kendaraan operasional juga siaga 24 jam untuk mendukung kelancaran perjalanan pengguna jalan.
Fasilitas di tempat istirahat dan pelayanan (TIP) Km 597A, Km 597B, Km 626A, dan Km 626B juga dipastikan dalam kondisi prima. Toilet, mushala, dan area istirahat telah dibersihkan dan dicek fungsinya agar tetap nyaman digunakan oleh pengguna jalan.
Arie mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik. Di antaranya memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, isi bahan bakar cukup dan saldo e-toll mencukupi.
"Bagi pengguna jalan yang membutuhkan bantuan selama perjalanan di jalan tol, dapat menghubungi Call Center 133 atau mengunduh aplikasi Travoy untuk mendapatkan informasi lalu lintas, kondisi jalan, hingga layanan darurat secara real time," katanya.
Baca juga: JNK:103.742 kendaraan lintasi tol Ngawi-Kertosono saat libur Idul Adha
Baca juga: Diprediksi peningkatan kendaraan di Tol Madiun terjadi mulai H-2
Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

















































