Jiangsu rilis rencana aksi AI dorong pertumbuhan ekonomi pintar

2 hours ago 5

Nanjing (ANTARA) - Provinsi Jiangsu di China timur berencana menjadikan ekonomi pintar sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonominya, menurut konferensi pers yang digelar oleh pemerintah provinsi itu.

Pemerintah Provinsi Jiangsu merilis "Rencana Aksi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) Plus Provinsi Jiangsu" dalam konferensi tersebut, yang memaparkan sejumlah targetnya untuk beberapa tahun ke depan.

Pada 2030, Jiangsu akan mencapai tingkat adopsi sebesar 90 persen untuk terminal pintar generasi baru dan perangkat cerdas, dengan industri AI melampaui skala 1 triliun yuan (1 yuan = Rp2.419).

Berdasarkan enam langkah kunci yang tercantum dalam inisiatif nasional "AI+", yang berfokus pada kemajuan ilmiah dan teknologi, pengembangan industri, barang konsumsi berkualitas, kesejahteraan publik, kapasitas tata kelola, dan kerja sama global, rencana aksi Jiangsu memperkenalkan arah baru bagi industri-industri yang sedang berkembang (emerging).

Rencana aksi tersebut mencakup pengembangan model bisnis cerdas baru, dukungan bagi model inovasi dan kewirausahaan "AI+OPC (one person, one company)", serta partisipasi aktif dalam industri emerging strategis seperti robot humanoid, ekonomi ketinggian rendah (low-altitude economy/LAE), berkendara cerdas, biomedis, dan energi baru.

Selain memberdayakan industri dengan AI untuk mempercepat transformasi cerdas di sejumlah sektor seperti manufaktur, pertanian, dan jasa, Jiangsu juga akan mengintegrasikan AI ke dalam layanan publik, termasuk pendidikan, ketenagakerjaan, layanan kesehatan, perawatan lansia, transportasi, dan layanan masyarakat.

Penerapan seperti pengobatan presisi yang didukung AI dan swakemudi level 4 (L4) telah diimplementasikan sebagian, memberikan warga manfaat nyata dalam peningkatan kualitas hidup serta kenyamanan yang didukung oleh digitalisasi dan kecerdasan.

Pada 2035, Jiangsu diharapkan menjadi pusat terdepan untuk inovasi AI, pengembangan industri, dan penerapan terintegrasi, menandai tahap baru dalam pembangunan provinsi tersebut menuju ekonomi dan masyarakat cerdas, menurut rencana aksi itu.

Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |